Aruna Senggigi Resort & Convention, Bersiap Menjadi Hotel Pertama di Lombok dengan Konsep “New Normal”

0
Manajemen Aruna Senggigi Resort & Convention sudah siap menerima tamu dengan tetap menerapkan standar Covid-19 (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 masih mewabah di hampir semua negara di dunia. Namun bukan berarti sektor pariwisata seperti hotel dan penginapan tidak bisa berjalan lagi. Sambil menantikan vaksin Covid_19 yang diharapkan bisa segera terwujud, laju bisnis harus terus berjalan dengan menerapkan konsep new normal atau tatanan kehidupan baru yang mengutamakan kebersihan dan kesehatan.

Untuk itu, General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention Weni Kristanti, menegaskan, manajemen mempersiapkan diri menghadapi era new normal dan menjadi hotel pilot di NTB yang menerapkan konsep new normal dengan menyiapkan Standard Operational Procedure meliputi protokol kesehatan dan fasilitas pendukung lainnya.

IKLAN

‘’Hal-hal yang dipersiapkan, di antaranya adalah semua restoran, meeting room serta fasilitas umum menerapkan pola menjaga jarak atau physical distancing, sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah setempat,’’ ujarnya dalam rilis yang diterima Suara NTB, Jumat, 12 Juni 2020.

Selain itu, ujarnya, area lobi atau Front Office menerapkan protokol physical distancing untuk menjaga antrean tamu tetap berjarak minimal 1 meter. Begitu juga, penyediaan alat kebersihan bagi para tamu, seperti hand sanitizer, masker gratis, tisu basah antiseptik, penyemprotan antiseptik, dan atau tanda atau petunjuk di tempat mana saja alat-alat tersebut tersedia dan dapat digunakan.

Pihak Aruna Senggigi Resort & Convention  menegaskan pada para tamu akan melewati prosedur protokol kesehatan sebelum dan selama berada di area hotel. Seperti pengecekan suhu tubuh, penyemprotan antiseptik, serta penggunaan masker di seluruh area hotel.

Hal lain, tambahnya, pihaknya menyediakan sistem pembayaran online untuk transaksi pembayaran di Front Office atau di restoran yang ditujukan untuk mengurangi kontak fisik antara tamu dan petugas hotel/restoran. Termasuk menerapkan Standard Operational Procedure Food Safety yang mencakup pengolahan makanan, pengemasan makanan, pembuangan limbah, penggunaan Alat Pengaman Diri (APD) dan lain sebagainya.

‘’Manajemen hotel juga menerapkan protokol alur keluar masuk karyawan untuk memastikan seluruh karyawan yang bertugas dalam kondisi sehat,’’ ujarnya. (r)