Artis RA Keluhkan Tempat Tidur yang Kurang Nyaman di Polda NTB

Mataram (suarantb.com) – Anggota Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) berinisial RA (43) mengeluhkan tempat tidur yang kurang nyaman di ruang penyidikan Direktorat Narkoba Polda NTB. Hal itu disampaikan melalui kuasa hukumnya Ramdan Alamsyah, SH.

”Kondisinya saat ini sehat, tidak ada keluhan yang secara fisik. Cuma memang tempat tidur yang kurang nyaman saja keluhnya, itu saja. Nanti kita juga mau ambilkan kasur dari Polres Mataram,” ujar Ramdan, Rabu 31 Agustus 2016.

Iklan

Terpantau, seusai menjalani pemeriksaan darah di Polda Bali, RA beserta tiga orang lainnya langsung menuju Mapolres Mataram, sekitar 20 menit kemudian dipindahkan ke Direktorat Narkoba Polda NTB.

Kendati demikian, Ramdan mengapresiasi kinerja pihak Kepolisian yang sesuai prosedur berjalan baik dalam menangani kasus terhadap kliennya.

“Semua berjalan baik, yang pasti kita kooperatif dan mendukung pihak Kepolisian untuk melakukan penyidikan ini, kita ikuti prosesnya dan semua sudah sesuai dengan apa yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan. Jadi tidak ada sesuatu yang abnormal, semuanya berjalan baik dan sesuai prosedur. Kami tim kuasa hukum sangat mengapresiasi kinerja Polda NTB khususnya,” terang Ramdan.

“Tadi dia (RA) juga sempat telponan sama anaknya, Aliya dan Zahwa. Tadi di Bali dilakukan cek darah,tapi hasilnya hingga saat ini belum keluar,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Minggu 28 Agustus 2016 lalu, RA dan sejumlah rekan lainnya ditangkap di hotel Golden Tulip Mataram, saat dilakukan penggerebekan terhadap Ketua Parfi berinisial GB. (szr)