Arab Saudi Imbau Tunda Haji

Ilustrasi manasik haji. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau umat muslim untuk menunda pelaksanaan ibadah haji sampai kondisi penyebaran virus Corona (Covid-19) mereda. Namun, Kanwil Kemenag NTB mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari Kemenag Pusat terkait dengan penundaan tersebut.

Sampai hari ini, pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Jemaah Calon Haji (JCH) NTB tetap jalan. Bahkan, berdasarkan data Kanwil Kemenag NTB hingga Selasa, 31 Maret 2020, Pukul 17.00 Wita, sebanyak 1.046 JCH NTB sudah melunasi BPIH.

Iklan

‘’Sampai hari ini proses persiapan haji 2020 tetap jalan kita. Artinya pelunasan oleh para jemaah haji itu tetap jalan. Karena memang informasi secara resmi dari pusat belum kita terima terkait dengan penundaan itu,’’ kata Plt Kepala Kanwil Kemenag NTB, Drs. H. Muhammad Amin, M. Pd dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 1 April 2020.

Ia mengatakan, penundaan haji 2020 masih belum pasti. Sehingga proses persiapan atau tahapan pelaksanaan haji 2020 tetap dilaksanakan. Bahkan, kata Amin, Kemenag NTB telah melakukan pelatihan kepada petugas haji pendamping kloter. Kemudian sekarang yang sedang berlangsung pelunasan BPIH tahap I sampai 30 April mendatang.

‘’Persiapan-persiapan di dalam negeri dan luar negeri, di Arab Saudi tetap dilaksanakan. Untuk mengantisipasi kalau memang misalnya Arab Saudi lanjut (haji tidak ditunda), prosesnya sudah jalan,’’ katanya.

Seandainya pelaksanaan ibadah haji tahun ini ditunda, Kemenag tetap menjalankan proses-proses persiapan pelaksanaan ibadah haji. ‘’Karena kita tidak tahu, masih belum jelas informasi yang di berita. Karena secara resmi belum ada pemberitahuan dari pusat,’’ katanya.

Tahun ini, jumlah JCH NTB yang akan berangkat haji sebanyak 4.499 orang. Terdiri dari JCH reguler 4.412 orang, lansia 45 orang, KBIHU 4 orang dan TPHD 38 orang. Dari 4.412 JCH reguler yang berhak melunasi BPIH tahun ini, baru 1.046 orang yang melunasi.

Dengan rincian Kota Mataram 119 orang, Lombok Tengah 254 orang, Lombok Barat 25 orang, Lombok Timur 411 orang, Bima 20 orang, Sumbawa 195 orang, Dompu 16 orang, Kota Bima 5 orang, Sumbawa Barat 1 orang dan Lombok Utara nol. Sebanyak 3.453 JCH NTB masih belum melunasi BPIH. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional