Apresiasi Produk Pacu Semangat SMK Lahirkan Inovasi Produk

Wakil Kepala Manajemen Mutu SMKN 2 Gerung, Andy Sudrajat W. (kiri) bersama tim pembuatan cold storage, Kus Harjanto mengecek cold storage buatan SMKN 2 Gerung.(Suara NTB/ron)

Giri Menang (Suara NTB) – Apresiasi terhadap sebuah produk, memancing kreativitas para pembuat produk. Itulah yang dirasakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat dilibatkan sebagai bagian dari program industrialisasi.

Guru produktif ketenagalistrikan yang juga Wakil Kepala Manajemen Mutu SMKN 2 Gerung, Andy Sudrajat W, S.ST, membuka bagian atas boks berwarna biru yang berada di sudut ruangan salah satu ruang praktik di SMKN 2 Gerung, pada Rabu, 24 Juni 2020. Boks itu berukuran panjang sekitar 1,5 meter dan tinggi 50 senti meter yang disebut ruangan pendingin atau cold storage. “Ini bisa untuk penyimpanan ikan,” ujar Andy.

Iklan

Ide pembuatan cold storage itu berawal dari pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB yang ingin mengembangkan SMK. Ketika makan ikan bersama di Pantai Cemara, Lombok Barat, dilihatlah bahwa penyimpanan ikan yang ditaruh di boks stereoform dan diberikan es batu ternyata tidak bagus. Muncullah ide untuk membuat boks pendingin yang lebih baik sebagai media penyimpanan ikan. Apalagi SMKN 2 Gerung berada di sekitar wilayah pantai.

Andy bertindak sebagai koordinator pembuatan cold storage itu. Timnya terdiri empat orang yaitu, Kus Harjanto, ST, Satria Dharmana, S.Pd, Wardoyo, S.Pd, dan Nurudin, ST. Untuk pengerjaan dilakukan oleh para siswa SMKN 2 Gerung. Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya ditemukan bentuk yang pas.

“Kami memperbaiki dari segi tampilan, kalau teknis pendinginan sejak pertama kali sudah bagus. Akhirnya selesai. Kepala Dinas Dikbud NTB juga datang dan minta dua tipe lagi untuk buah dan sayuran,” katanya.

Setelah itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah datang ke SMKN 2 Gerung meluncurkan cold storage. Gubernur langsung memesan 102 unit. Andy mengatakan, pihaknya membuat ulang dengan ukuran sedikit lebih besar, tapi harga yang sama. Pihaknya juga bekerja sama dengan STIPark.

  Anggaran Dicoret, Pengurus BPPD NTB Terancam Tak Terima Gaji

Nantinya 102 unit itu tidak dikerjakan sendiri oleh SMKN 2 Gerung, juga membuka peluang SMK lainnya. SMKN 2 Gerung akan mengerjakan 50 unit, sementara sisanya akan dikerjakan SMK lainnya.

Direncanakan pengerjaan cold storage itu dimulai bulan depan. SMK lainnya akan ikut bekerja di SMKN 2 Gerung selama seminggu. Setelah adanya kesamaan kualitas, barulah akan dikerjakan di SMK masing-masing.

“Kalau kita bilang, sudah banyak yang buat kulkas, tapi ini ciri khas kita, buatan sendiri atau handmade,” katanya.

Andy mengakui adanya apresiasi itu membuat para guru SMK bersemangat dan termotivasi. Para siswa juga menjadi semangat dan terobsesi untuk terus membuat karya. “Kepercayaan diri siswa untuk menawarkan jasa untuk pendinginan ke tetangga jadi bertambah,” katanya.

Dengan adanya apresiasi dan perhatian dari pemerintah, sangat berkesan bagi SMK. Menurut Andy, sejak dulu SMK memiliki banyak produk. Namun tidak ada yang menyeriusi. Program industrialisasi ini menjadi momentum produk di SMK bisa diseriusi dan diperhatikan.

“Kalau di kami, nomor satu itu apresiasi, artinya bukan hanya dikasih duit, seperti ini diakui itu juga sudah membuat senang. Kalau dulu, kalau ada produk, cuma kami-kami saja yang tahu. Sebenarnya banyak kok guru di NTB yang penghobi seperti itu, jadi memang hobi membuat produk, dan sekarang ditambah apresiasi, jadi semangat berkarya,” katanya.

Dengan adanya kerja sama dengan STIPark, Andy mengatakan mendapat banyak masukan. Dari segi kualitas dan tampilan menjadi lebih baik. Jika ke depan produksi cold storage secara komersil terus berjalan maka akan ada nilai tambah untuk sekolah. Sekolah tidak hanya untuk pembelajaran, tapi ada proses produksi di sekolah. Hal itu penting untuk SMKN.

  Pengembangan STIPark dan Industrialisasi Perlu Lebih Fokus

“Yang paling penting di sekolah, yang pasti di pendidikan, kami bisa mendidik siswa kami, kami juga bisa berikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar apa itu cold storage, bagaimana cara membuatnya, kami tidak pernah berpikir itu jadi monopoli kami, kalau masyarakat di sini bisa, kami akan bantu,” katanya. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here