Appraisal Belum Ada, Bupati Lobar : BPN Harus Melipatgandakan Tenaga

Bupati Lobar,  H.  Fauzan Khalid (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Pembebasan lahan proyek Bendungan Meninting Lombok Barat (Lobar) dipastikan molor hingga tahun depan. Pasalnya sampai saat ini appraisal belum juga ada. Pembentukan tim appraisal masih menunggu hasil pengukuran dan peta bidang yang tengah dalam proses pengerjaan oleh BPN Provinsi. Molornya appraisal ini tak membuat Pemda dalam hal ini Bupati Lobar khawatir proyek ini akan batal. Sebab pihaknya tetap optimis jika Pembebasan lahan akan tuntaskan sesuai target paling lambat awal tahun depan.

Ditemui akhir pekan kemarin, Bupati Lobar, mengaku telah memperoleh informasi dari pihak Pemprov NTB proses pembebasan akan dipercepat. Iapun meminta agar segera dipertemukan dengan gubernur dan pihak BPN untuk hal itu. “BPN harus melipatgandakan tenaganya. Karena terus terang proyek ini sudah tender di pusat,” ujarnya.

Iklan

Fauzan cukup optimis jika proses pembebasan lahan itu bisa segera rampung. Telah dilakukannya proses sosialisasi sejak lama kepada masyarakat menjadi alasan orang nomor satu di Lobar itu. Bahkan Fauzan mengasumsikan kontrak pengerjaan sudah bisa dilakukan para Maret 2019 mendatang. “Hanya yang belum inikan pengukuran sama proses tawar menawar harga itu saja. Makanya kita optimis Januari (2019) mudah-mudahan bisa selesai pembahasan lahan,” ujarnya.

Terkait permintaan warga untuk penyedian lahan tempat relokasi yang baru. Fauzan mengatakan jika ganti rugi itu hanya membeli lahan warga.  Termasuk membeli rumah dan tanaman yang ada di kawasan yang terdampak, sehingga kemungkinan tidak ada lahan yang disiapkan Pemkab untuk lokasi relokasi yang baru. Sedangkan terkait kendala lamanya proses pengukuran itu. Menurutnya hal itu terletak pada uang panitia kerja. Terlebih lagi pihaknya mendapatkan kepastian proyek bendungan itu pada Maret 2018, sehingga tidak dapat dianggarkan pada APBD saat itu. “Akhirnya kita masukan di APBD-P, dan proses APBD-P kemarin juga agak terlambat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala  BPN Lobar Ramli mengatakan  tim sudah mulai melakukan pengukuran invetarisasi dan pendataan lahan proyek pembangunan Bendungan Meninting, baik lahan yang masuk dalam kawasan Kecamatan Gunungsari maupun Kecamatan Lingsar. Menurutnya rapat persiapan pengukuran itu sudah dilakukan pihak BPN Kanwil NTB dengan Pemkab Lobar. Pengukuran itu langsung dilakukan oleh pihak BPN Kanwil Provinsi NTB. “Insya Allah dalam waktu dekat sekiranya sudah selesai (pengukuran) langsung kita umumkan dalam waktu 14 hari,”  ungkapnya. (her)