APBN 2021, Pemprov dan Lotim Tertinggi

Ilustrasi Anggaran. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc., telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan 2021 kepada Satuan Kerja dan Kepala Daerah se-NTB, Rabu, 2 Desember 2020. Pemprov NTB dan 10 Pemda Kabupaten/Kota mendapatkan kucuran anggaran dari APBN tahun 2021 mendatang sebesar Rp15,4 triliun lebih dalam bentuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Dari 11 Pemda, tercatat Pemprov dan Pemda Lombok Timur (Lotim) yang memperoleh kucuran dana dari APBN paling tinggi, masing-masing Rp3,68 triliun dan Rp2,05 triliun. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Alim Afifi yang dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 3 Desember 2020 merincikan TKDD yang diperoleh masing-masing Pemda di NTB tahun 2021 mendatang.

Selain Pemprov NTB dan Lotim, ada empat Pemda yang memperoleh dana APBN di atas Rp1 triliun. Seperti Lombok Tengah, sebesar Rp1,71 triliun, Bima Rp1,51 triliun, Sumbawa Rp1,31 triliun dan Lombok Barat Rp1,28 triliun.

Sedangkan Dompu sebesar Rp850,99 miliar, Kota Mataram Rp871,03 miliar, Sumbawa Barat Rp772,12 miliar, Lombok Utara Rp714,15 miliar dan Kota Bima sebesar Rp629,12 miliar.

Total belanja Pemerintah Pusat yang akan direalisasikan di NTB pada 2021 sebesar Rp24,37 triliun. Terdiri atas belanja Pemerintah Pusat yang dialokasikan kepada Kementerian Negara/Lembaga sebesar Rp 8,96 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) TKDD sebesar Rp15,41 triliun.

Alim merincikan, sebesar Rp8.96 triliun belanja Pemerintah Pusat yang dialokasikan kepada kementerian/lembaga di NTB per lokasi. Untuk lokasi  Pemprov NTB sebesar Rp3,13 triliun, Lombok Barat Rp241,13 miliar, Lombok Tengah Rp486,44 miliar, Lombok Timur Rp326,31 miliar. Kemudian Bima Rp298,21 miliar, Sumbawa Rp298,9 miliar, Dompu Rp192,78 miliar, Sumbawa Barat Rp77,55 miliar, Lombok Utara Rp69,89 miliar, Kota Mataram Rp3,62 triliun dan Kota Bima Rp211,6 miliar. (nas)