Aparat Mulai Ambil Tindakan Tegas untuk Pembubaran Keramaian

Sejumlah anggota TNI berjaga jaga di pintu keluar LIA untuk identifikasi asal kedatangan dan tujuan penumpang. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Langkah tegas sudah ditempuh TNI, termasuk bersama Polri untuk memutus rantai penyebaran Covid – 19. Mulai dari pembubaran keramaian di tengah kota hingga tempat tempat wisata di desa.

‘’Ini harus dilakukan dengan terus menerus. Koordinasi dan ketegasan di lapangan, mulai dari Kodim jajaran dengan Polres jajaran, Polda NTB, pemerintah daerah setempat maupun BPBD,’’ tegas Danrem 162/WB Kol. CZI. Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa, 14 April 2020.

Iklan

Hingga kini  anggota TNI dari tingkat Korem 162/WB sampai Kodim jajaran, sudah menyebar ke seluruh wilayah NTB, membantu kepolisian dan pemda. TNI menjaga ketat pintu  keluar masuk, termasuk dermaga, bandara dan pelabuhan untuk mengecek arus kedatangan warga dari luar.

Sebagaimana dilakukan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Di pintu keluar, sejumlah anggota TNI berjaga jaga, menanyakan langsung daerah tujuan penumpang. Tujuan khusus ke Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat, anggota kemudian mengarahkan ke kendaraan yang sudah disiapkan.

Menurutnya, angka penularan hingga 37 kasus positif Covid -19 hingga Senin, 13 April 2020, sudah pada tingkat mengkhawatirkan. TNI, Polri, Pemda yang tergabung dalam Satgas Gugus Tugas percepatan penanganan Covid- 19 akan lebih tegas, dengan harapan bisa mencegah dan menekan penularan virus di wilayah NTB.

Sinergitas TNI – Polri bersama Pemerintah Daerah menurutunya  sangat dibutuhkan dalam situasi saat ini, karena memutus rantai penyebaran virus butuh kerja totalitas di seluruh daerah. ‘’Mulai dari dusun, desa, wilayah kecamatan, kabupaten, kota, harus ada upaya meningkatkan ketahanan sampai ditingkat Pemerintah Provinsi NTB,’’ tandas Danrem.

Tujuan akhir adalah mendorong kedisiplinan masyarakat agar mengindahkan dan mentaati semua imbauan pemerintah. Sebab ini membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Sehingga harapannya, agar mendukung percepatan penanganan penyebaran virus corona.

‘’Jika sudah begini, maka kita telah mengambil peran untuk keselamatan diri kita, keluarga dan orang lain,’’ ungkapnya.

Sebaliknya kesadaran diharapkan kepada masyarakat yang baru tiba dari luar daerah untuk melapor diri. ‘’Khusus untuk pendatang baru atau warga yang baru datang dari luar daerah segera dengan kesadaran diri laporkan kepada Satgas Covid-19 di desa atau Kecamatan,’’ jelasnya.

Anggota TNI dan Polri akan membantu menjemput mereka yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai  SOP, kemudian proses isolasi mandiri selama 14 hari.

‘’Mari  membuat gerakan serentak untuk mentaati semua imbaun dan kebijakan pemerintah termasuk maklumat Kapolri untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama,’’ pungkasnya. (ars)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional