Aparat akan Telusuri Penyebab Limitnya Elpiji Subsidi

H. Fathurrahman. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Provinsi NTB merespon situasi limitnya elpiji 3 Kg di pengecer. Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan Polda NTB untuk menelusuri di mana sumber persoalannya. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si kepada Suara NTB Kamis, 6 Agustus 2020 mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT. Pertamina Persero di NTB guna mendapatkan kejelasan penyebab sulitnya elpiji subsidi akhir-akhir ini, khususnya di Pulau Lombok.

Pemprov mendapatkan keterangan sejauh ini penyaluran tidak ada  masalah/kendala. Setiap hari di Pulau Lombok ada 95.000 tabung yang didistribusikan. Selain itu, seminggu sebelum ldul Adha, Pertamina juga sudah menambah 52.000 tabung elpiji tabung melon. Serta direncanakan Minggu ini akan ditambah 48.000 tabung  untuk Pulau Lombok .

Iklan

“Sebenarnya alasannya karena penggunaan gas menjelang hari raya sangat meningkat. Mudahan setelah disalurkan 48.000 tabung minggu ini bisa terpenuhi kebutuhan gas. Mengingat juga penggunaan masyarakat selesai ldul Adha mulai normal,” demikian jawaban yang diterima. H. Fathurrahman didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Darmilaswati menambahkan, atas fenomena ini Dinas Perdagangan Provinsi NTB berkoordinasi dengan Dinas yang membidangi Perdagangan di kabupaten/kota di Pulau Lombok untuk menelusurinya bersama aparat yang tergabung dalam Satgas Pangan.

“Kita tunggu dulu hasil dari kabupaten/kota, apa temuan lapangan, baru kita rencanakan tindakan yang diambil,” ujarnya. Dinas Perdagangan Provinsi NTB juga akan berkoordinasi dengan Polda NTB melalui Ditreskrimsus. Satgas Pangan NTB juga direncanakan akan menelusuri persoalan yang ada di lapangan. Dugaan sementara ini, penggunaan elpiji 3 Kg salah satunya aktifitas pengomprongan tembakau.

“Kita akan telusuri juga. Takutnya salah sasaran yang menggunakannya,” demikian H. Fathurrahman. Diketahui beberapa waktu terakhir masyarakat kesulitan mendapatkan tabung isi ulang elpiji subsidi. Ditingkat pengecer, kebanyakan yang dijumpai hanya tabung kosong. Jikapun ada, jumlahnya cukup terbatas. Di Kota Mataram, masyarakat pengguna elpiji subsidi ini juga berebut membeli isi ulang di SPBU yang menyediakannya. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here