Antisipasi Virus Corona, Peserta Munas Adeksi Diperiksa Ketat

Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Mataram, memeriksa suhu tubuh peserta dan tamu pada pertemuan Munas Adeksi menggunakan alat pemindai suhu tubuh. Pemeriksaan ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram memeriksa secara ketat suhu tubuh peserta Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) menggunakan thermos scanner. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pantauan Suara NTB, areal masuk menuju ruang pertemuan Munas Adeksi ke V, petugas kesehatan menggunakan rompi berwarna biru berjaga di pintu masuk. Satu per satu peserta maupun tamu undangan lainnya dicek suhu tubuhnya. Petugas juga menyediakan cairan pembersih tangan.

Iklan

Peserta Adeksi dari Kota Cimahi, Robin Sihombing ditemui di lokasi, Rabu, 11 Maret 2020 mengapresiasi langkah dari petugas kesehatan dalam upaya mencegah penularan virus berbahaya tersebut. Pemeriksaan suhu tubuh serta cairan pembersih tangan sebagai langkah antisipasi pemerintah. “Ini bagus sebagai langkah antisipasi,” kata Robin.

Justru pemeriksaan tidak ditemukan di bandara. Standar pemeriksaan juga sesuai prosedur. Diharapkan, pencegahan virus corona juga dilakukan di tempat lainnya.

Petugas kesehatan, Nyoman Suarsa mengatakan, pihaknya ditugaskan oleh Pemkot Mataram memeriksa suhu tubuh seluruh peserta untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia. Peserta, pengunjung maupun tamu dalam peserta ini kondisinya sehat dengan pengukuran suhu. Suhu dimaksud adalah dengan batas 37,5 derajat celcius. “Kalau di atas itu dilakukan screening lagi,” katanya.

Sejauh ini, belum ada temuan. Kondisi peserta dalam kondisi sehat. Nyoman menambahkan, pemeriksaan suhu tubuh akan dilakukan pada 1.200 peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H. Usman Hadi menambahkan, pemeriksaan tersebut menggunakan alat pemindai suhu tubuh berdasarkan standar operasional prosedur (SOP). Tujuannya mengecek suhu tubuh. Batas suhu tubuh pun 37,5 serta diperiksa kesehatannya. “Kalau ada batuk – pilek diperiksa kesehatannya,” kata Usman.

Pemkot Mataram mengecek suhu tubuh peserta maupun tamu sebagai langkah antisipasi penyebaran virus covid-19. Dari pemeriksaan tidak ada peserta, pengunjung maupun tamu dengan kondisi suhu tubuh di atas 37,5. “Dari 20 petugas yang mengecek masih aman. Tidak ada suhu tubuh mereka yang tinggi,” demikian kata Usman. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional