Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Dikes NTB Imbau Sekolah Jaga Kesehatan dan Kebersihan

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ditemukannya dua kasus positif Corona Virus (Covid-19) di Indonesia perlu menjadi perhatian masyarakat. Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dikes) NTB meminta masyarakat agar tidak panik dan memperhatikan arahan untuk meminimalisasi penyebaran virus corona. Sekolah juga diminta menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dan siswa. Bagi siswa yang sakit diimbau tidak perlu bersekolah dan lebih baik istirahat di rumah.

Kepala Dikes NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH., ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 3 Maret 2020 mengatakan, bagi seseorang yang merasa sakit, sebaiknya jangan keluar rumah, termasuk untuk anak sekolah. “Kalau sakit, tinggal di rumah, kita akan imbau kalau memang dia masuk sekolah, pulangkan saja agar dia istirahat dan itu baik agar dia cepat sembuh,” ujarnya.

Iklan

Nurhandini Eka Dewi juga menekankan agar pola hidup bersih dan sehat harus dijalankan oleh masyarakat dan lingkungan sekolah. Masyarakat diminta tidak boleh panik. Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan ketahanan tubuh. “Tubuh kuat yang bisa menghindari penularan virus,” imbuhnya.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, antara lain masyarakat diminta untuk membatasi salaman, berpelukan dan berciuman. Masyarakat juga perlu mengambil jarak dengan seseorang saat batuk atau bersin, jarak yang bisa diambil yaitu lebih dari dua meter. Masyarakat juga diimbau agar sering cuci tangan pakai sabun, etika saat batuk dan bersin, dan menggunakan masker bila batuk atau pilek.

“Yang pakai masker adalah orang yang sakit, bukan semua orang pakai masker, yang pakai masker yang melayani orang sakit di rumah sakit. Bagi yang sehat tidak perlu menggunakan masker, kecuali flu untuk menghindari penularan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., pada pihaknya sudah mencanangkan sekolah bersih dan sehat. Setiap sekolah dipantau perkembangan kegiatan dan penanganan kesehatan melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bekerja sama dengan puskesmas terdekat.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dikbud NTB, Lobar-Mataram, Abdurrosyidin R., ditemui Selasa, 3 Maret 2020 mengatakan, agar sekolah mengikuti arahan dan imbauah dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Siswa, guru, dan pegawai diminta menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar, dan segera periksakan diri ke dokter jika terjadi gejala yang mirip Corona Virus (Covid-19).Terkait imbauan dari Dikes NTB, menurutnya harus ada komunikasi antara orang tua siswa dan sekolah.

“Kepala sekolah diminta proaktif kalau ada gejala yang mirip seperti rilis dua lembaga itu sebagai sumber informasi terpercaya. Kalau ada gejala laporkan, paling penting upaya preventif dari diri sendiri, anak-anak itu diajak  hidup bersih, kemudian jaga daya tahan tubuh,” ujar Abdurrosyidin.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Mataram, Drs. Sahnan, M.Pd., menyampaikan, sebelum ada Corona, di Sekolah kita sudah selalu berusaha menjaga kebersihan. Siswa yang sakit juga biasanya tidak masuk sekolah. “Semoga tidak ada Corona di semua sekolah di NTB,” harapnya. (ron)