Antisipasi MotoGP 2021, Pelabuhan Gili Mas Siap Dijadikan Hotel Terapung

Kunjungan kapal pesiar ke NTB. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pelabuhan Gili Mas Lembar, Lombok Barat (Lobar) siap dijadikan hotel terapung untuk mendukung MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Pelabuhan Gili Mas mampu menampung dua kapal pesiar ukuran besar untuk sandar di sana.

‘’Kita juga mengantisipasi kejadian-kejadian yang demikian (kekurangan kamar hotel). Misalnya terjadi kekurangan kamar hotel, penumpangnya bisa menggunakan kapal cruise, jadi hotel terapung, Gili Mas siap mendukung,’’ kata General Manager (GM) PT. Pelindo III Cabang Lembar, Baharuddin dikonfirmasi Suara NTB di Kantor Gubernur, Jumat, 6 Maret 2020.

Iklan

Dengan perkiraan jumlah penonton yang mencapai 150.000 orang. Para wisatawan yang ingin menyaksikan MotoGP Mandalika tak mungkin hanya menggunakan moda transportasi udara. Tetapi kemungkinan akan banyak yang menggunakan kapal pesiar.

Dari sisi fasilitas, kata Baharuddin, Pelabuhan Gili Mas sudah siap. Namun ada beberapa fasilitas yang perlu diselesaikan tahun ini. Sehingga ketika memasuki 2021, Pelabuhan Gili Mas sudah benar-benar siap untuk mendukung MotoGP Mandalika.

‘’Intinya kita sinergi dengan Pemda, dari sisi kepelabuhannya Gili Mas sudah bisa menerima kapal-kapal cruise besar. Kita sekarang tidak hanya menunggu bola,’’ katanya.

Baharuddin menambahkan,  kapal pesiar dapat dijadikan hotel terapung mengatasi kekurangan kamar hotel pada perhelatan MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Sebagai pengelola, pihaknya hanya mengatur kapal pesiar yang sandar di sana.

Ketersediaan akomodasi atau kamar hotel menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan jelang MotoGP 2021. Pasalnya, jumlah kamar hotel di NTB jauh dari kebutuhan. Dari 150.000 orang yang diperkirakan hadir menyaksikan MotoGP Mandalika 2021 mendatang, jumlah hotel bintang sebanyak 88 hotel dengan jumlah 7.675 kamar dan hotel non bintang 1.244 hotel dengan jumlah 11.678 kamar.

Sebanyak 88 hotel bintang di NTB tersebar di Kota Mataram 28 hotel, Lombok Barat 37 hotel, Lombok Tengah 4 hotel, Lombok Timur 2 hotel, Lombok Utara 9 hotel, Sumbawa Barat 1 hotel dan Sumbawa 7 hotel.

Sedangkan 1.244 hotel non bintang yang ada di NTB tersebar di Kota Mataram 122 hotel, Lombok Barat 149 hotel, Lombok Utara 566 hotel, Lombok Tengah 105 hotel. Selanjutnya Lombok Timur 143 hotel, Sumbawa Barat 39 hotel, Sumbawa 53 hotel, Dompu 35 hotel, Bima 14 hotel dan Kota Bima 18 hotel non bintang. Hotel non bintang ini berupa hotel melati dan pondok wisata. (nas)