Antisipasi Kebutuhan Penonton MotoGP, Damri Bersiap Layani Rute Perintis Sembalun dan Kayangan

M. Adzani Wahyu Wibowo. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Perum Damri Cabang Mataram tengah bersiap-siap melayani rute perintis ke Sembalun, Lombok Timur. Selain untuk pemerataan layanan, termasuk antisipasi wisatawan ke Gunung Rinjani pada momentum digelarnya balap motor bergengsi dunia, MotoGP di KEK Mandalika tahun 2021 mendatang.

Pemprov NTB telah mengajukan surat permohonan ke Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pariwisata untuk subsidi rute angkutan kawasan strategis pariwisata nasional. Atas inisiatif bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Drs. Lalu Bayu Windiya, M.Si, surat ditandatangani langsung oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si. Isinya, dalam rangka menjamin tersedianya angkutan umum pada kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) dan dalam rangka menunjang sektor pariwisata nasional, dipandang perlu  ditetapkan jaringan trayek angkutan jalan pada KSPN yang berada di wilayah NTB.

Iklan

Pemprov NTB mengusulkan dua trayek angkutan KSPN untuk mendapatkan subsidi dari Kementerian Perhubungan. Yaitu Pelabuhan Penyeberangan Kayangan Lombok Timur – KEK Mandalika. Dan terminal Bangsal-Pintu Geopark Rinjani Sembalun. “Kami tinggal menunggu tindaklanjut dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi NTB. kita siap,” kata General Manajer Perum Damri Mataram, M. Adzani Wahyu Wibowo kepada Suara NTB di Pool Damri di Mataram, Rabu, 30 September 2020.

Untuk melayani rute Sembalun dan Pelabuhan Kayangan, Wahyu Wibowo mengatakan mengusulkan pengadaan penambahan dua armada mikro bus (Hiace dan Elf). Dua armada untuk melayani Bangsal-Sembalun. Dan dua armada lainnya untuk melayani KEK Mandalika – Pelabuhan Kayangan. Wahyu Wibowo menambahkan, sudah melakukan survei rute. Bersama dengan Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Dinas Perhubungan NTB.

Untuk rute Bangsal ke Sembalun di arah utara, menurutnya rute yang sangat menantang. Karena tujuan Sembalun harus melalui tikungan dan tanjakan yang dikategorikan berat. Karena itu, Damri Mataram tidak merencanakan melayani rute ini dengan bus biasa. “Kita bisa gunakan Hiace dan Elf. Kapasitas penumpangnya 14 kursi,” imbuhnya.

Rute ini dilayani PP (Pulang Pergi). Khusus untuk rute Bangsal-Sembalun ini, pilihannya balik dari rute yang sama. Tidak melewati Pusuk, ke Aikmel, Lombok Timur. Harapannya, dengan akan dilayaninya rute ini, wisatawan-wisatawan backpacker terlayani dengan transportasi umum. Selain itu, yang tak kalah penting adalah wisatawan atau penonton MotoGP di KEK Mandalika, Wahyu Wibowo mengatakan, aktivitasnya tidak hanya sekedar datang dan menonton balapan. Tentu berwisata dan menikmati destinasi-destinasi wisata yang ada di Pulau ini, apalagi ke Gunung Rinjani sudah pasti bagi wisatawan. “Pada intinya, kami sudah siap melayani rute perintis ke Sembalun dan Kayangan,” demikian Wahyu Wibowo.(bul)