Antisipasi Demam Berdarah, Pegawai Sekretariat DPRD Loteng Turun Gotong Royong

Kegiatan bersih-bersih dan gotong royong pegawai Sekretariat DPRD Loteng, Jumat, 20 Maret 2020. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Para pejabat dan pegawai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) sejak Selasa, 17 Maret 2020 turun ke desa-desa untuk melakukan aktivitas gotong royong bersama-sama dengan warga masyarakat desa setempat. Langkah tersebut sebagai salah satu upaya antisipasi dan pencegahan potensi penyebaran virus Corona sekaligus pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mulai menunjukkan trend peningkatan.

Sekretaris DPRD Loteng, R. Mulyatno Junaidi, kepada Suara NTB, Jumat (20/3), mengatakan, total para pegawai Sekretariat DPRD Loteng sudah turun di empat desa sasaran sesuai pembagian tugas dari Pemkab Loteng, yakni Desa Barejulat, Desa Ubung, Desa Prine dan terakhir Desa Sukarara Kecamatan Jonggat.

Iklan

“Di desa-desa ini kita melakukan kegiatan bersih-bersih. Gotong royong bersama masyarakat setempat. Membersihkan selokan serta area-area yang berpotensi sebagai tempat penyebaran nyamuk demam berdarah,” terangnya.

Selain itu, fasilitas umum dan tempat ibadah juga tidak luput dari perhatian para pegawai Sekretariat DPRD Loteng. “Paling utama masjid. Itu jadi prioritas untuk dibersihkan. Karena di masjid banyak orang yang datang. Sehingga harus bersih supaya potensi penyebaran virus Corona bisa diminimalisir juga,” jelasnya.

Aksi gotong royong itu juga besar manfaatnya. Selain untuk membantu menjaga kebersihan desa dan mendorong semangat gotong royong sekaligus juga memacu para pegawai dan warga untuk tetap hidup sehat, karena melalui gotong-royong juga salah satu sarana olahraga.

Dikatakannya, dalam kondisi cuaca seperti sekarang ini menjaga kebersihan lingkungan sangat penting artinya. Karena dengan tingginya intensitas hujan membuka peluang penyebaran penyakit, terutama demam berdarah. Ini artinya, data yang ada menunjukkan kalau ada peningkatan penderita demam berdarah di Loteng pada awal tahun ini.

Ke depan, kegiatan serupa dengan turun langsung ke masyarakat akan lebih diintensifkan, karena para pegawai Sekretariat DPRD Loteng juga perlu untuk secara intens turun ke masyarakat supaya bisa berinteraksi dan bersilaturahmi dengan masyarakat di bawah.

“Sebagai abdi negara, kita juga perlu untuk lebih sering turun ke masyarakat. Membantu masyarakat menyelesaikan persoalan yang dialami. Sekaligus ikut memacu semangat gotong royong yang saat ini sudah mulai memudar di tengah-tengah masyarakat,” ujar mantan Staf Ahli Bupati Loteng ini. (kir/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here