Antisipasi Corona, Atlet Pelatda Dirumahkan

Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto memimpin rapat bersama pelatih dan pengurus cabor di Sekretariat KONI NTB, Jl. Bung Hatta Mataram, Senin, 16 Maret 2020. Rapat itu memutuskan Pelatda PON dihentikan selama 14 hari guna pencegahan mewabahnya virus Corona.(Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – KONI NTB mengeluarkan keputusan menghentikan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) atlet PON untuk pencegahan virus Corona (Covid-19) mulai hari ini.  Pemberhentian Pelatda PON akan berlangsung selama 14 hari, dihitung mulai 17 Maret hingga awal April 2020.

“Menindaklanjuti terkait kebijakan Pemprov NTB soal pencegahan penyebaran virus Corona, kita akan meminta atlet melaksanakan pemusatan latihan mandiri selama 14 hari di rumah masih-masing,” ucap Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto kepada Suara NTB usai memimpin  rapat dengan  pelatih Pelatda dan pengurus cabor di Sekretariat KONI NTB, Senin, 16 Maret 2020.

Iklan

Pemusatan latihan mandiri yang dimaksud pimpinan KONI NTB adalah meminta atlet untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Dimana selama dikampung para atlet diminta tetap latihan secara mandiri supaya tetap menjaga kebugaran fisik dan jasmani.

Selama 14 hari para atlet diminta untuk tidak bepergian ke luar daerah atau ke tempat keramaian seperti Mall dan lain sebagainya. Dalam hal ini atlet tetap latihan di Rumah masing-masing untuk menjaga kebugaran fisik.

Keputusan meliburkan  Pelatda selama 14 hari diambil oleh KONI NTB setelah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB dan melakukan rapat dengan pelatih  bersama pengurus cabor. Selain itu adanya himbauan Gubernur NTB terkait peningkatan kewaspadaan terhadap menyebarnya virus Corona di NTB.

Andy menjelaskan mulai, Selasa, 17 Maret 2020 ini para atlet diminta  meninggalkan asrama pemondokan atlet yang berlokasi di Rusunawa Batu Layar Senggigi Lombok Barat (Lobar). Pasalnya pihak KONI NTB akan melakukan sterilisasi penginapan atlet agar steril dari virus Corona.

“Mulai besok kita akan meminta atlet  meninggalkan tempat penginapan, karena tempat itu akan kita semprot dengan anti virus sehingga tempat itu menjadi steril dan pada hari ke 15 para atlet akan kembali ke penginapan untuk melanjutkan Pelatda,” tuturnya. (fan)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional