Angkutan Diduga Sering Jadi Korban Palak Preman

Tangkapan layar unggahan gambar di Facebook yang memperlihatkan bis dirusak oknum preman dan diunggah warga, Minggu, 2 Januari 2021.(Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Bis angkutan umum rute Pekat – Mataram diduga sering jadi korban palak oknum preman di jalanan. Jika apa yang diminta tidak diberikan, oknum preman tidak segan – segan menyetop dan bahkan merusak bisnya.

Kejadian ini bahkan sempat ramai di media sosial yang memperlihatkan bis dengan nomor polisi EA 7252 M dengan kondisi kaca depan pecah. Bis jurusan Pekat – Mataram ini diduga dirusak oknum preman yang membawa senjata tajam. Informasi ini awalnya diunggah akun FB @Link Senaru dan menyebutkan praktik palak ini terjadi di wilayah Manggelewa Dompu.

Iklan

Kapolsek Manggelewa, Iptu Abdul Malik yang dikonfirmasi terkait hal ini, Senin, 3 Januari 2022 menegaskan, kejadian tersebut bukan di wilayahnya. Tapi itu terjadi di wilayah Polsek Kempo. “Tidak ada laporan, tiba – tiba muncul di FB. Setelah kita telusuri, itu kejadian di Kempo,” katanya.

Ia pun mengaku, tetap intens melakukan patroli di wilayah rawan terjadi tindak kejahatan. Bahkan informasi praktik pemalakan oleh oknum preman juga sempat ditelusuri langsung melalui sopir – sopir bis dan selalu disampaikan tidak ada kejadian apa – apa. “Berapa kali saya patroli dan tanya ke bus- bus, mereka semua takut malah bilang tidak ada kejadian apa – apa,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Adhar, S.Sos mengatakan, jika korban dan sopir ini tidak mau melapor, sama halnya membiarkan para preman meraja lela. Karena bisa saja, para preman ini tidak beraksi ketika patroli dilakukan aparat. Sehingga warga dan sopir ini dituntut untuk berani melapor dan memberikan keterangan, agar ada efek jera. “Ayo lapor dan berikan keterangan apa saja yang mereka lakukan, sehingga kita bisa tangkap, tahan preman itu,” ajaknya. (ula)

Advertisement