Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Kuripan Lobar

Rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu,  13 Maret 2019 sore. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Angin puting beliung melanda Desa Kuripan Lombok Barat (Lobar), Rabu,  13 Maret 2029 sore. Akibat terjangan angin puting beliung ini, merusak sekitar 71 unit rumah antara lain 51 unit rumah di Dusun Karang Bucu dan Tambang Eleh sebanyak 20 rumah. Dari puluhan rumah ini sebagian rusak berat dan ringan. Terdapat 8 KK yang rumahnya rusak terpaksa dievakuasi sementara waktu di tempat ibadah dan rumah keluarga serta tetangga.

Pihak desa setempat sudah melaporkankan kejadian ini ke pemda. Pihak pemda melalui BPBD pun sudah turun melakukan penanganan di lapangan.

Iklan

Kades Jagaraga, Mukarram mengatakan ada dua dusun yang terkena angin puting beliung di desanya. “Ada sekitar 69 rumah di dua dusun, yakni Dusun Karang Bucu sebanyak 50 rumah dan 19 unit rumah di Tambang Eleh,”kata Mukarram.

Sejauh ini pihaknya sudah melakukan evakuasi korban puting beliung yang rumahnya rusak ke lokasi yang aman. Selain itu, pihaknya memberikan bantuan berupa makanan seperti mi instan, air, dan terpal. Pihaknya akan menindaklanjuti ke Dinas Sosial agar membantu warga secepatnya. Pihaknya akan meminta agar disiapkan tempat tinggal sementara bagi warga yang tak bisa menempati rumahnya karena rusak. “Kita akan minta seperti rumah sementara korban gempa itu,”jelas dia. Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke pemda lalu ditindaklanjuti oleh BPBD dengan turun ke lokasi kejadian.

Sementara itu Kepala Seksi Logistik pada BPBD Tohri mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kejadian angin puting sekitar pukul 16.15 Wita sore. Angin puting beliung menerjang dua dusun yakni masing-masing Dusun Karang Bucu merusak 51 KK dan 20 unit di Dusun Tambang Eleh, sehingga total rumah yang rusak sebanyak 71 unit.  “Ada 71 unit rumah rusak,”jelas Tohri.

Dijelaskan lebih rinci, kerusakan di masing-masing Dusun seperti di Dusun Karang Bucu terdapat rusak  berat enam unit, rusak sedang 13 unit dan ringan 32 unit. Sedangkan di Dusun Tambang Eleh, terdapat rusak berat sebanyak 2 unit, rusak sedang 4 unit dan sedang 14 unit. Sehingga totalnya, jelas dia terdapat  8 rusak berat, rusak sedang 17 unit dan rusak ringan 46 unit.

Pihaknya sudah turun ke lokasi membantu para korban membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan. Pihaknya juga memberikan bantuan logistik berupa terpal 70 lembar, selimut 1 kodi 80 lembar. Ada juga sembako berupa beras sebanyak 200 kilogram, minyak goreng 5 kardus, sama Energen 2 kardus. (her)