Angin Kencang Terjang Mataram, Ruang Rapat Kantor PDAM Giri Menang Rusak Parah

Mataram (suarantb.com) – Cuaca ekstrem masih terus mengintai wilayah NTB, siang tadi, Selasa, 19 Desember 2017 hujan disertai angin kencang melanda Kota Mataram. Hembusan angin yang cukup kencang mengakibatkan kerusakan pada ruang rapat di Kantor PDAM Giri Menang.

Direktur Utama PDAM Giri Menang, Lalu Ahmad Zaini membenarkan informasi tersebut. Dinding kaca yang berada di ruang rapat tersebut rusak diterpa angin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski kerugian yang diakibatkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Iklan

“Ruang rapat runtuh temboknya kena angin, dinding kaca pecah terbawa angin. Ndak ada korban jiwa, hanya ruangan rusak. Tapi saya sudah panggil orang untuk perbaiki,” ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa, 19 Desember 2017. Dalam foto-foto yang beredar di dunia maya memang terlihat pecahan kaca bertebaran di ruang rapat tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir. Mohammad Rum, MT menjelaskan cuaca ekstrem di NTB akan terus berlanjut. Puncaknya diperkirakan terjadi pada akhir Desember 2017 dan Januari 2018.

“Kalau untuk musim hujan, info dari BMKG ini termasuk musim penghujan yang cukup tinggi, lama dan berkualitas. Jadi mungkin sampai April tahun depan,” ungkapnya.

Untuk menghadapi puncak cuaca ekstrem ini, Rum mengatakan telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung di seluruh NTB. Penetapan status ini tinggal menunggu tanda tangan Gubernur NTB untuk kemudian dibelakukan hingga April 2018.

Ditanya tentang daerah yang mendapat atensi khusus karena potensi bencana yang tinggi, Rum menyebutkan terdapat empat wilayah, yakni Bima, Dompu, Sumbawa dan Lombok Timur. “Kita fokus di empat daerah ini, kita siaga betul. Untuk pencegahan juga sudah dilakukan pembersihan sungai, pembangunan tanggul dan pengerukan sungai oleh beberapa daerah,” tandasnya. (ros)