Anggota Kawanan Curanmor Empat TKP Ditembak

0

Mataram (Suara NTB) – Satu anggota kawanan curanmor yang beraksi di Mataram berinisial WR alias DP (20) ditangkap. Pelarian pelaku asal Batujai, Praya Barat, Lombok Tengah itu selama lima bulan terakhir berujung luka tembak di kaki kirinya.

Pelaku WR diduga mencuri motor di depan Masjid Nurul Huda Jalan Nuraksa Pagesangan Timur, Mataram pada 9 Agustus 2017 lalu. Korbannya pada waktu itu sedang salat Subuh sementara motornya diparkir di tepi jalan.

IKLAN

Selain itu, dia juga diduga turut serta mencuri motor di Gomong, Selaparang sebanyak dua kali, dan di Kekalik, Sekarbela.

Penangkapan WR berlangsung Selasa petang, 20 Februari 2018 di Jalan Raya Batujai, Praya Barat, Lombok Tengah.

Dia yang sedang mengendarai sepeda motor hendak kabur. Tim Resmob 701 Satreskrim yang melakukan pengejaran terpaksa menembak pelaku.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad mengatakan, pelaku merupakan buronan dari kawanan Dedi Herman yang kini sedang menjalani vonis di Lapas Mataram.

“Dia ini perannya menunggu, mengawasi situasi sementara kawannya mengeksekusi motor menggunakan kunci letter T,” ujarnya, Rabu, 21 Februari 2018.

Sejak terakhir beraksi pada September 2017 di Pagutan, Mataram, pelaku WR kabur ke Sembalun, Lombok Timur. Dia berlindung di rumah neneknya.

Barang buktinya antara lain, Honda Vario Putih –yang dikendarai WR saat ditangkap, Honda Vario DR 3192 TH, dan uang tunai Rp 1,6 juta. barang bukti tersebut sudah disita dan digunakan dalam persidangan Dedi Herman.

Muhammad menjelaskan, pelaku lainnya Fadil juga sudah menjalani hukuman. Fadil adalah penadah dari motor yang dicuri pelaku Dedi bersama WR.

Dedi dihukum berlapis untuk dua kasus, yakni masing-masing vonis 1,5 tahun dan 2 tahun. Sementara Muhadil dihukum penjara selama satu tahun.

“Kawanan ini melakukan curanmor dengan berbeda-beda pasangan. Indikasi pelaku lainnya sedang kita kembangkan,” tutup Muhammad. (why)