Anggota DPRD NTB akan Terima THR dan Gaji 13

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 64 anggota DPRD NTB tahun ini dipastikan akan kembali menerima tambahan fasilitas dari negara berupa gaji ke-13 dan juga uang Tunjangan Hari Raya (THR). Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPRD NTB, H. Mahdi Muhammad, SH, MH,  pada Suara NTB, Selasa, 5 Juni 2017.

Mahdi mengatakan, pemberian gaji 13 dan THR bagi para wakil rakyat NTB tersebut, telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19/2016 tentang Pemberian Gaji ke-13 dan PP 20/2016 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya. Dimana dalam Pasal 8 disebutkan bahwa gaji 13 dan THR (gaji 14) juga berlaku  bagi anggota DPRD.

Iklan

“Jadi tidak ada masalah dan ini sama seperti tahun lalu juga diberikan gaji 13 dan THR,” ucapnya. Oleh karena itu, tahun ini terhitung menjadi tahun kedua para wakil rakyat mendapatkan fasilitas gaji ke-13 dan THR.

Pihak Sekretariat DPRD NTB telah menyiapkan besaran dana THR untuk 65 anggota DPRD tersebut. Sebab pada prinsipnya uang kas DPRD masih mampu untuk membayar THR para anggota legislatif tersebut. “Yang jelas uang untuk gaji 13 dan THR sudah ada dan cukup,” katanya.

Namun demikian hingga kini masih belum bisa dieksekusi, karena masih menunggu salinan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mencairkan gaji 13 dan THR tersebut.

“Kita masih menunggu juklak dan juknis dari pemerintah. Kalau sudah ada itu baru kita akan cairkan,” terangnya.

Saat ditanya besaran gaji ke-13 dan THR yang akan diterima oleh para wakil rakyat tahun ini. Mahdi mengatakan jika merujuk alokasi pemberian THR pada tahun lalu, maka posisi dan kedudukan para anggota DPRD NTB disetarakan dengan PNS golongan IV e atau Sekretaris Daerah (Sekda).

“Kalau tahun lalu masing-masing para anggota DPRD NTB memperoleh kurang lebih Rp 11,8 juta, ya tahun ini berkisar itu juga,” sebutnya.

Adapun komposisi pembayaran gaji 13 dan THR wakil rakyat berbda dengan gaji 13 dan THR untuk ASN.  Dimana untuk ASN meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau umum, dan tunjangan kinerja. Sementara untuk komposisi anggota DPRD NTB meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan.

“Kalau gaji 14 yang diterima hanya gaji pokok, tidak ada tambahan tunjangan apa-apa,” ujarnya. Para wakil rakyat yang mendengar informasi bahwa tahun ini mereka dipastikan akan kembali untuk menerima fasilitas gaji 13 dan THR, mengaku sangat bersukur. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional