Anggota DPR RI Usulkan Penanganan Jembatan Kayu Cemara ke Kementerian PUPR

Anggota DPR RI Suryadi Jaya Purnama didampingi wakil ketua DPRD Lobar Hj Nurul Adha dan anggota Abu Bakar bersama kepala BPJN turun survei ke jembatan kayu Cemara. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Penanganan jembatan kayu di Dusun Cemara Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar Lombok Barat akan diusulkan ke Kementerian PU PR oleh anggota komisi V DPR RI Dapil NTB Suryadi Jaya Purnama. Untuk melihat langsung kondisi jembatan itu, Anggota DPR-RI Fraksi PKS itu turun bersama tim BPJN NTB, Rabu, 15 September 2021. Tim turun melakukan survei kondisi jembatan kayu tersebut.

Survei lapangan yang dilakukan komisi V DPR RI itu dilakukan sekaligus agenda kunjungan kerja (Kunker) di lokasi destinasi wisata tersebut. Berbagai aspirasi pun diserap pada kegiatan itu. Tim turun bersama anggota DPRD NTB fraksi PKS TGH Satriawan, wakil ketua DPRD Hj Nurul Adha, Anggota DPRD dapil Sekotong Lembar Abu Bakar Abdullah. Para perangkat desa dan dusun juga ikut serta melihat tim mengecek jembatan yang telah lama belum ditangani itu.

Iklan

Anggota DPR RI PKS Suryadi Jaya Purnama menyebutkan, hajatan orentasi turun di lokasi Dusun Cemara sekarang untuk survei mengenai rencana pembangunan jembatan gantung Lembar Selatan Dusun Cemara. Pihaknya akan mengupayakan dan memerjuangkan penanganan jembatan itu. Sebab secara riil masyarakat Cemara ini sangat membutuhkan akses jalan dan untuk keperluan sehari-hari lainnya seperti pada saat terjadinya banjir rob.

“Saya juga mengajak Kepala Balai Jalan Nasional NTB, serta instansi vertikal yang ada di daerah supaya bisa dilihat langsung kenyataan yang menjadi urgensi kebutuhan masyarakat,” jelasnya. Opsi yang paling tepat untuk pembangunan jembatan kata dia, akan dibuatkan jembatan gantung yang berukuran tinggi, agar bisa memungkinkan untuk dilewati banyak perahu.

Selain itu, diharapkan pada pembangunan ini juga bisa menjadi salah satu icon pariwisata di Cemara ini. Sehingga nanti bentuknya bisa dipasang kabel seling dan dipasangkan lampu lampu hias sehingga terlihat indah. Dari Pemerintah Daerah melalui advokasi perjuangan anggota DPRD NTB maupun kabupaten Lobar di DPR Kabupaten bisa mengadvokasi program-program yang bisa terintegrasi, supaya kawasan ini tertata mengingat potensinya yang begitu besar.

“Mudahan bisa disetujui nanti di pusat,” kata dia. Menurutnya, potensi Dusun Cemara yang memiliki kawasan destinasi diakuinya sangat bagus. Namun lanjut SJP, sarana yang masih sangat minim seperti jalan, jembatan dan juga sarana publik lain seperti MCK perlu diatensi. Oke karena itu kita datang survei dan menyerap apa yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. “Kita berharap ada usulan dari Pemerintah Desa, Kecamatan serta pemerintah Kabupaten agar bersinergi,” imbuhnya.

Sementara, Kepala BPJN NTB Reiza Setiawan ST., M.Sc mengatakan pihaknya dari Kementerian PUPR terdapat program pembangunan jembatan gantung. Biasanya yang mengusulkan itu dari anggota DPR RI Komisi V. “Kebetulan Pak Suryadi Jaya Purnama (Anggota DPR RI komisi V) ini mengajak saya untuk melihat lokasi ini untuk survei,” tuturnya.

Usulan yang disampaikan tadi yakni pembangunan jembatan gantung. Rencananya nanti akan diusulkan ke Menteri PUPR. Pihaknya pun nantinya akan melihat sejauh mana usulan dari  Kabupaten atau Bupati dan anggota DPR RI komisi V. Ketua DPD PKS Lombok Barat H. Nurul Adha mengapresiasi kunjungan dari DPR RI PKS bersama rombongannya. “Alhamdulillah bisa mendampingi beliau. Dalam hal ini bisa mendengar aspirasi warga Cemara,” ungkap Wakil ketua DPRD Lobar ini.

Menurutnya, Dusun Cemara ini merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar. Dengan itu, SJP ingin mengadvokasi melalui perannya sebagai DPR RI mengenai pembangunan jembatan gantung. “Soal jembatan yang ada sekarang ini masih menjadi kendala karena fisiknya. Sejauh ini banyak keluhan dari masyarakat maupun pengunjung mengenai rusaknya jembatan penghubung ini,” kata dia.

Mengenai jembatan ini lanjut Umi Nurul sapaan akrabnya, sangat urgen. Sebab untuk mendukung progres pariwisata di sini tentu dengan menyediakan dan akses jembatan ini untuk kebutuhan publik. “Insya Allah melalui advokasi Pak SJP nanti akan mengusulkan perihal ini supaya masyarakat kita lebih nyaman dan Cemara sebagai destinasi wisata supaya lebih bagus lagi dan saya sebagai anggota DPRD di Kabupaten Lobar akan ikut mengawal dan berkoordinasi,” jelasnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati terkait persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti proposal dari Kabupaten dan surat permohonan dari Bupati baru kemudian bisa ajukan dan dibawa oleh komisi V DPR RI. “Jika sudah ada perencanaan dari Kabupaten justru lebih bagus lagi sebab tinggal kita minta dan bisa dikawal langsung oleh DPR RI perwakilan NTB. Mengenai akses jalan kata Nurul, lebih lanjut akan dikomunikasikan ke bupati dan dinas terkait kabupaten. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional