Anggota Dewan Dapil Labuapi Tagih Janji Bupati Lebarkan Jalan

Giri Menang (Suara NTB) – Lima anggota DPRD dari Dapil Labuapi menagih janji Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si untuk merealisasikan pelebaran akses jalan mulai dari simpang empat Dusun Jereneng-Karang Bongkot sepanjang 1,5 kilometer yang kondisinya rusak parah dan sempit.

Tuntutan dewan ini sangat beralasan, pasalnya akses jalan ini selalu padat dilalui kendaraan. Akses jalan ini pula menjadi penyangga utama menuju Mataram. Disamping, akibat kondisi akses jalan yang sempat kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.

Iklan

Demikian ditegaskan Anggota Dapil Labuapi, Adnan kepada wartawan di kantor Dewan kemarin. “Kami (lima anggota dewan) dari Labuapi menuntut perbaikan jalan yang dijanjikan pak bupati, karena akses jalan ini sangat vital,”kata Adnan.

Menurut Adnan, setiap harinya akses jalan tersebut selalu ramai dilalui kendaraan yang lalu lalang. Akibat kondisinya yang sempit tersebut, kendaraan roda empat tidak bisa berpapasan sehingga perlu antredan kemacaten pun tak bisa dihindari. Apalagi jalur ini dipakai oleh semua masyarakat beberapa desa, diantaranya parampuan, terong tawah, karang bongkot dan telaga Waru serta warga Banyu mulek kediri. Jalur ini selalu ramai, sebab menjadi alternatif utama warga yang mau ke Mataram.

Mengingat vitalnya akses jalan ini bagi masyarakat, ia sangat berharap agar pemda khususnya pemda merealisasikan janjinya melebarkan jalan setempat. Sebab sebelumnya (tahun 2015 lalu) bupati pernah menjanjikan membangun melalui pinjaman di bank NTB, namun akibat jumlah pinjaman dipangkas maka dibatalkan.

Bahkan bupati pernah meminta kantor aset untuk membentuk tim penaksir pembebasan lahan tersebut guna keperluan melebarkan akses jalan tersebut. Akan tetapi tahun ini tak ada realisasi, bahkan akses jalan ini tidak masuk dalam prioritas perencanaan tahun depan. Ia sangat menyayangkan hal ini, sebab semestinya akses jalan ini dijadikan skala prioritas namun justru yang diprioritas yang lain.

  Ini Hasil Reses Ke-3 Para Anggota DPRD Sumbawa Dapil V Tahun 2017

Menurutnya, belum diakomodirnya pembangunan akses jalan ini bukan karena lemahnya lobi lima anggota dewan dari daerah setempat yakni masing-masing Suhaili, Imam Kafali, H Gufran dan Romi Rahman. Ia mengklaim, berkali-kali anggota dewan melakukan lobi bahkan sudah masuk usulan melalui musrenbang namun pemda tak pernah meresponnya. “Jadi Ndak pernah direspon oleh Pemda ini,”tegasnya.

Pemicu Lakalantas

Kecelakaan diakses jalur ini terjadi Senin malam mengakibatkan korban mengalami luka parah. Kecelakaan diduga dipicu akses jalan jalan sempit ditambah material perbaikan jalan yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Menanggapi tuntutan dewan ini, Bupati H Fauzan Khalid menyatakan pihaknya menginginkan semua ruas jalan dibangun namun lagi-lagi kemampuan anggaran terbatas sehingga pihaknya mengutamakan yang masuk skala prioritas. “Semua penting, di sekotong pun juga penting. Makanya skala prioritas sebab dana kita terbatas,”jelasnya. Menurut bupati, pembangunan akses jalan Jereneng-Karang Bongkot sulit terealisasi tahun depan.  Sebab hal ini juga terkait pembebasan lahan. Persoalan pembebasan lahan ini sendiri, tidak sederhana dan tidak murah. Jika sekedar pengaspalan maka tidak terlalu sulit dibangun. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here