Anggaran untuk Kota Mataram Berkurang Rp 20,9 Miliar

Mataram (suarantb.com) – Dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2016 tertanggal 19 Juli 2016 diputuskan pengurangan pendapatan dalam negeri. Hal ini berdampak pada kebijakan pengurangan dana transfer daerah hingga Rp 68 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Mataram, Yance Hendra Dirra mengungkapkan, anggaran untuk Kota Mataram sendiri berkurang sebesar Rp 20,9 miliar. Namun untuk bagi hasil pajak, Kota Mataram mengalami penambahan dana sebesar Rp 4 miliar. Sementara hasil bukan pajak, mengalami penurunan sebesar Rp 24 miliar.

Iklan

“Ini hanya beberapa, ada naik-turun di bagian-bagian yang kecil-kecil itu,” jelasnya, Senin, 22 Agustus 2016.

Yance mensyukuri Kota Mataram belum menetapkan APBD Perubahan, sehingga dari APBD Perubahan sebelumnya yang sudah di tangan Dewan, dapat dilakukan beberapa perombakan pada program SKPD yang telah masuk perencanaan. “Beberapa program SKPD yang sebenarnya prioritas, uangnya tersedot. Maka terpaksa kita pending,” ungkapnya.

Ia mengatakan dampak pengurangan anggaran ini merata di sejumlah SKPD. Beberapa program SKPD yang tidak mendapatkan anggaran akan diprogramkan kembali pada 2017 mendatang. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here