Anggaran Pemprov NTB Hanya Cukup untuk Satu Jembatan

Kepala Bappeda NTB, H. Ridwan Syah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB hanya mampu memperbaiki satu jembatan yang putus di Kabupaten Bima dalam APBD Murni 2019. Perbaikan dua jembatan putus lainnya akan dianggarkan dalam anggaran berikutnya.

‘’Sudah diputuskan bersama Ibu Bupati Bima, kita biayai dulu satu jembatan yang paling parah,’’ kata Kepala Bappeda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M. Sc, M.TP dikonfirmasi Senin, 25 Februari 2019 siang.

Iklan

Ridwan menjelaskan Pemprov akan memperbaiki satu jembatan yang kondisinya rusak paling parah. Anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp5 miliar yang diambilkan dari dana tak terduga APBD Murni 2019.

‘’Kita akan biayai dulu satu jembatan dari belanja tak terduga. Sekitar Rp5 miliar. Nanti sisanya kita masukkan dalam anggaran berikutnya,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc sangat merespons keluhan masyarakat di Kabupaten Bima. Di mana, akibat bencana banjir awal tahun lalu sebanyak tiga jembatan yang putus.

Dalam RPJMD NTB 2014-2023, kata Ridwan, Pemprov akan fokus untuk menangani jalan dan jembatan yang ada di Pulau Sumbawa. Baik jalan lingkar utara maupun jalan lingkar selatan Pulau Sumbawa.

Terkait dengan jembatan provinsi yang putus di Kabupaten Bima,  pernah dilaporkan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri ke Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pertengahan Januari lalu. Gubernur mengundang sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat penanganannya.

Gubernur NTB,  Dr. Zulkieflimansyah didampingi  Wakil Gubernur NTB,  Dr. Hj.  Sitti Rohmi Djalillah dan Sekda NTB mengumpulkan sejumlah Kepala  OPD untuk membahas beberapa infrastruktur provinsi di Bima,  Selasa (15/1) lalu.  Bupati Bima,  Hj.  Indah Dhamayanti Putri yang hadir dalam kesempatan tersebut melaporkan ada tiga jembatan provinsi yang rusak dan belum diperbaiki.

Bupati Bima,  Hj.  Indah Dhamayanti Putri melaporkan kepada Gubernur dan Wagub bahwa ada tiga jembatan milik provinsi yang perlu perhatian khusus. Selain itu,  satu lagi berada di Kecamatan Monta. Sesuai dengan proposal yang diajukan Bupati Bima, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp12 miliar. (nas)