Anggaran Defisit, Pemprov Bakal Tunda Sejumlah Program

Mataram (suaranntb.com) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) NTB 2016 masih kekurangan anggaran sebesar Rp 180 miliar. Sementara Gubernur NTB Dr. TGH M. Zainul Majdi sudah menyatakan tidak mau hal tersebut terjadi.
Menyiasati hal tersebut, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH, M.Si akan melakukan penundaan beberapa program dan akan dialihkan ke APBD murni 2017.
Hal tersebut disampaikan Amin beberapa saat setelah membuka secara resmi Bale Pemilu di kantor KPU NTB, Jumat, 16 September 2016. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menutupi defisit anggaran dalam RAPBDP 2016.
Ia menilai, beberapa program yang nantinya akan ditunda belum terlalu prioritas untuk direalisasikan tahun ini. Menurutnya keputusan tersebut penting diambil mengingat defisit tersebut harus ditutupi segera.
“Nanti kita lihat kemungkinan itu, terhadap program yang bisa ditunda tahun 2016 kenapa tidak dirasionalisasikan. Sementara untuk program prioritas tetap kita jalankan,” katanya.
Amin menyebut kebijakan penundaan beberapa program yang nantinya dilakukan pemerintah daerah tidak akan menyentuh program-program prioritas. Karena program pemerintah yang masuk skala prioritas akan tetap dipertahankan. Sedangkan untuk program yang tertunda akan dialihkan kepada APBD murni tahun selanjutnya.
“Kalau ndak tertampung disini nanti kita alihkan ke APBD murni,” katanya.
Terkait kapan hal tersebut akan dilakukan? Menurut Amin, sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil pembahasan bersama DPRD NTB. Belum finalnya pembahasan bersama legislatif menurutnya menjadi penyebab belum dilakukannya pengambilan keputusan terkait apa saja program yang akan mengalami penundaan.
“Nanti dilihat dalam pembahasan selanjutnya, ini kan belum final. Finalnya kan nanti di DPRD,” tandas Wagub. (ast)

Iklan