Andalan Pertumbuhan Ekonomi NTB, Realisasi Belanja Pemerintah Tumbuh 5,32 Persen

Sudarmanto (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Belanja pemerintah yang ada dalam APBN dan APBD menjadi salah satu andalan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat belanja pemerintah di NTB sampai 31 Juli 2021 tumbuh sebesar 5,32 persen.

‘’Pengeluaran pemerintah secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh semua sektor. Belanja pemerintah menjadi salah satu andalan di masa PPKM,’’ kata Kepala Perwakilan Kemenkeu NTB, yang juga Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Sudarmanto, S.E., M.M., di Mataram, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Iklan

Dijelaskan, pada sektor pendidikan, belanja pemerintah dipergunakan untuk kegiatan BOS yang membantu siswa-siswa agar tidak putus sekolah.  Sedangkan pada sektor produksi, pengeluaran pemerintah untuk pengadaan barang dan jasa akan berpengaruh pada produksi barang jasa yang dibutuhkan pemerintah.

Penyerapan belanja pemerintah di wilayah NTB pada masa PPKM mampu meningkatkan capaian kinerja dibandingkan dengan periode sebelumnya. ‘’Keraguan bahwa PPKM berakibat pada kinerja belanja pemerintah yang rendah ternyata mampu menjawab sebaliknya,’’ terangnya.

Sudarmanto menyebutkan penyerapan belanja kementerian/lembaga di NTB sampai  31 Juli 2021 sebesar Rp4,903 triliun atau 53,01 persen dari alokasi pagu sebesar Rp9,25 triliun lebih. Ia menyebut, capaian kinerja belanja kementerian/lembaga di NTB masih lebih baik atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2019 dan 2020 secara berturut-turut penyerapannya sebesar 44,39 persen dan 47,69 persen.

‘’Dibandingkan realisasi belanja tahun 2020, realisasi belanja pemerintah tahun 2021 tumbuh sebesar 5,32,’’ sebutnya.

Ia menambahkan, kinerja belanja pemerintah di tengah pelaksanaan PPKM cukup masif dan tetap tumbuh di Provinsi NTB. Dengan realisasi belanja masih on-track, harapannyan secara langsung dapat memberikan dampak dan konstribusi terhadap pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat NTB.

‘’Dengan demikian, belanja pemerintah mampu menjaga momentum pertumbuhan di Provinsi NTB di tengah PPKM dilaksanakan,’’ katanya.

Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 belum diketahui kapan berakhirnya. Bahkan pada pertengahan  Mei 2021, laju penularan Covid-19 mulai meningkat dengan masuknya varian delta yang cepat menular dan menyebar di tengah masyarakat.

Untuk menahan laju penularan atas varian Covid ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan penerapan PPKM Jawa Bali maupun luar Jawa Bali. Adanya pelaksanaan PPKM membatasi  aktivitas masyarakat untuk berkumpul, berkerumun dan berpergian untuk memutus rantai penularan varian delta Covid-19.

“Adanya PPKM ini mengakibatkan penurunan laju penularan Covid-19 di masyarakat namun berdampak pada sektor perekonomian,” tandasnya.

Sebelumnya, BPS telah merilis ekonomi provinsi NTB pada triwulan II-2021 dibandingkan triwulan II-2020 (y on y) tumbuh 4,68 persen. Dari sisi PDRB pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB triwulan II-2021 dibandingkan triwulan II-2020 (y on y) mengalami pertumbuhan 4,68 persen.

Hampir seluruh komponen mengalami pertumbuhan kecuali komponen impor luar negeri yang mengalami kontraksi 40,95 persen.  Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor luar negeri yang tumbuh sebesar 156,96 persen akibat tingginya ekspor konsentrat tembaga ke luar negeri.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh pertumbuhan komponen PMTB sebesar 9,02 persen yang diikuti oleh komponen Pengeluaran Konsumsi pemerintah sebesar 7,07 persen, komponen PKRT sebesar 3,16 persen dan komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga sebesar 2,02 persen.

Struktur ekonomi Provinsi NTB triwulan II-2021 yang tercermin pada PDRB menurut pengeluaran ADH Berlaku didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 60,81 persen, diikuti komponen PMTB sebesar 34,78 persen dan komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 15,58 persen. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional