Ancaman Kelompok Radikal, Dompu Siaga Satu

Dompu (Suara NTB) – Jajaran Kepolisian Polres Dompu tengah siaga satu terhadap ancaman kelompok radikal menjelang natal dan tahun baru 2017. Koordinasi dengan seluruh jajaran akan ditingkatkan untuk meminimalisir ancaman kelompok radikal.

Kabag Oprasional Polres Dompu, Kompol M. Yanis, S.IK, MH kepada wartawan, Selasa, 20 Desember 2016 mengatakan, operasi yang melibatkan semua unsur tersebut menunjukkan Kepolisian tengah dalam siaga satu, baik tehadap kelompok radikal maupun tindak kejahatan lainya. “Isu radikalisme itu tetap ada, makanya digelar operasi untuk mengantisipasi isu-isu seperti itu. Dan namanya operasi, tetap siaga satu,” katanya usai menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan natal dan tahun baru di ruang Kapolres Dompu, Selasa.

Iklan

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin, Dandim 1614/Dompu, Letkol CZI Arief Hadiyanto, SIP, serta instansi lain seperti Dishubkominfo, Pol PP, Dikes, Orari, PU, Senkom dan Sat Brimob.

Yanis menyebutkan, dalam operasi tersebut sedikitnya 347 personel gabungan diterjunkan. Mereka nantinya akan dikerahkan di beberapa titik rawan seperti Terminal Manggelewa, Terminal Ginte, Pasar Dompu dan kawasan Wisata Lakey. “Personel-personelnya nanti kebanyakan dari Satlantas dan Sabhara. Kita buat pos ada empat, dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan. Pos pelayanan di Mangggelewa dan terminal Ginte, sedangkan pos pengamanan di Pasar Dompu dan di Lakey,” jelasnya.

Sementara itu terkait tindak kejahatan lain, Yanis mengungkapkan, operasi tersebut sejatinya tidak mengurangi atau membatasi kegiatan pokok personil kepolisian. Jika ditemukan tindak penyalahgunaan narkoba, miras, curnamor dan kejahatan konvensional di tengah masyarakat, anggota wajib menindak para pelakunya. “Operasi ini berjalan untuk mengamankan dua momen tadi, yaitu natal dan tahun baru. Tetapi untuk kejahatan lain, itu tetap kita tindak sesuai hukum yang ada,” tegasnya.

Masing-masing instansi yang terlibat jumlah personil yang dikerahkan bervariasi, untuk Polres Dompu 120 orang, Brimob 43 personel, TNI 43 prajurit, Pol PP 44 personil, Dinas Kesehatan dan Orari ikut menyesuaikan. Kemudian untuk Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi total anggota yang dikerahkan 345 orang. “Untuk pengamanan tertutup maupun terbuka pun tetap akan dilakukan,” tandasnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here