Amankan Perayaan Lebaran, Polres Loteng Siapkan Enam Pospam dan Pos Pelayanan

Amankan perayaan Lebaran, Polres Loteng siapkan enam pos pengamanan dan pelayanan. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Operasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri sudah dimulai jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng), terhitung sejak Kamis, 6 Mei 2021. Selama operasi Ketupat Rinjani yang akan berlangsung hingga tanggal 17 Mei mendatang, Polres Loteng menyiapkan lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan, yakni di Kota Praya, Puyung, Kuta, serta Praya Timur. Adapun pos pelayanan disiapkan di Kecamatan Kopang.

Selain fokus pada pengamanan perayaan lebaran, baik pos pengamanan maupun pos pelayanan juga fokus mengawasi penerapan protokol Covid-19. Mengingat, pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga sekarang ini. “Dalam operasi ini, selain menjamin keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang lebaran, kita juga fokus terhadap pengawasan protokol kesehatan Covid-19,” sebut AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K., melalui Kabag Ops. Kompol I Kadek Suparta.

Iklan

Suparta menjelaskan, dalam operasi kali ini Polres Lombok Tengah menerjunkan banyak 203 personel. Yang nantinya akan bertugas melaksanakan operasi keselamatan serta operasi penyekatan. Hal ini untuk memastikan perayaan lebaran di Loteng bisa berjalan aman serta bisa menekan potensi penyebaran Covid-19.

“Mengingat kasus penyebaran Covid-19 masih tinggi, nantinya personel yang terlibat juga akan melakukan tugas operasi keselamatan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” tambahnya. Langkah itu sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 selama perayaan lebaran kali ini.

Terkait kebijakan larang mudik yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, pihaknya dalam hal ini juga akan tegas. Kalau ada masyarakat yang nekat mudik akan diminta untuk putar balik. “Tahun ini pemerintah kembali melarang masyarakat untuk mudik lebaran karena angka kasus Covid-19 masih meningkat. Sehingga bagi masyarakat yang nekat mudik akan diputarbalikkan,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat yang hendak mudik atau pulang kampung supaya menunda rencananya tersebut. Mengingat angka penyebaran Covid-19 masih tinggi di daerah ini. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional