Amankan Perairan di Kawasan Mandalika, Polri Tambah Kekuatan

Kombes Pol KS Ritonga. (Suara NTB/why)

KEK Mandalika punya titik pariwisata terintegrasi. Salah satunya wisata air. Kebutuhan pengamanannya mensyaratkan peningkatan sarana dan prasarana. Mulai dari pos penjaga pantai, dermaga, sampai kapal berbobot tonnase besar.

Direktur Polair Polda NTB Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga menerangkan, Mabes Polri sudah merestui pengusulan penambahan sarana prasarana tersebut. “Pengamanannya harus lengkap,” ujarnya, Senin, 26 Oktober 2020.

Iklan

KEK Mandalika merupakan kawasan wisata terpadu dengan potensi tingkat kunjungan paling tinggi 100 ribu sampai 150 ribu orang. Sementara KEK Mandalika berhadapan langsung dengan samudra lepas.

Pengamanannya, kata Ritonga, pun butuh penyesuaian. “Kita perlu kapal pemburu cepat, jetski. Tambahannya kapal tipe C1,” sebutnya. Kapal tipe C1 ini memiliki tonnase 20 ton dengan kecepatan operasi maksimal 30 knot.

Kebutuhan pengamanannya selain itu antara lain mess personel pengamanan, hanggar, penjaga pantai, landasan helikopter, serta dermaga sandar kapal pengamanan.

Polair Polda NTB sudah memetakan strategi pengamanan laut KEK Mandalika. Jalur pengamanan meliputi Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat sampai pantai pesisir selatan Lombok. Sirkuit MotoGP Mandalika juga berada di tepi pantai.

Olahraga air yang bakal menghiasi Mandalika antara lain yachting, surfing, dan diving. Visi pengamanannya dengan antisipasi terburuk. Diantaranya kebutuhan evakuasi korban tenggelam ataupun evakuasi kecelakaan laut.

“Memang itu tidak harapkan terjadi. Tetapi dari sisi pengamanan, hal itu harus kita siapkan sebagai antisipasi,” pungkas Ritonga. (why)