Alokasi Vaksin Rabies Terbatas

Joko Agus Guyanto. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Bima, memiliki stok vaksin untuk Hewan Pembawa Rabies (HPR) 5.800 dosis. Sebanyak 1.800 dosis di antaranya bersumber dari anggaran daerah, sementara sisanya bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Dengan perkiraan populasi 140.000 ekor, persediaan tersebut masih sangat terbatas.

Kepala Bidang Keswan Disnakeswan Bima, drh. Joko Agus Guyanto kepada Suara NTB di kantornya, Jumat, 9 Juli 2021 menyampaikan, untuk menekan kasus gigitan anjing rabies di wilayah ini, perlu ada penanganan serius terhadap HPR. Salah satunya dengan memastikan 80 persen dari populasi HPR yang tersebar di 191 desa tervaksin. “Tapi mau bagaimana stok vaksin kita ini terbatas, masih jauh dari populasi HPR,” cetusnya.

Iklan

Persediaan 5.800 dosis vaksin, tegas dia, hanya cukup untuk vaksinasi 5.800 ekor anjing liar. Sementara 134.200 ekor lain tak mungkin tersentuh, sehingga akan terus menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Idealnya, daerah membutuhkan 100.000 dosis vaksin agar 80 persen target vaksinasi dari total populasi tercapai. Tetapi dengan keterbatasan anggaran saat ini, harapan tersebut tak bisa direalisasikan. “Baru kita bisa kendalikan gigitan rabies ini ketika 80 persen populasi itu tervaksin, cuma ndak mungkin dengan alokasi segini,” keluhnya.

Kasus gigitan anjing rabies masih terus terjadi, terakhir pada pertengahan bulan kemarin. Di mana menimpa 1 orang warga Kecamatan Sanggar dan 2 orang di Kecamatan Sape. Ketiganya sudah mendapat penanganan awal dari tim medis puskesmas terdekat.

Serangan semacan ini, tambah Joko Agus Guyanto, masih akan terjadi, apalagi dengan terus berkembangnya populasi anjing liar. Karenanya, meski di tengah ancaman Covid-19 masyarakat harus tetap menaruh kewaspadaan terhadap gigitan anjing rabies, sebab virus yang ditularkan tak kalah mengancam keselamatan jiwa manusia. “Jangan lengah, tetap waspada karena hewan ini bisa menyerang kapanpun. Untuk vaksinasi HPR, sekarang sedang berjalan di semua kecamatan,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional