Aliran Listrik Diputus Sementara, 36.927 Pelanggan PLN Terdampak Banjir

Petugas PLN melakukan perbaikan gardu yang terdampak banjir dan longsor. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB)-Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat sejak Minggu hingga Senin pagi, 6 Desember 2021 mengakibatkan sejumlah infrastruktur kelistrikan terganggu. PLN bahkan harus melakukan pemutusan aliran listrik untuk beberapa titik agar tak terjadi risiko.
Cuaca yang ekstrem juga mengakibatkan meningkatnya debit air dan menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Berdasarkan hasil pantauan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram sampai dengan Senin siang, pukul 14.20 WITA, terdapat 197 Gardu Distribusi tersebar dan 36.927 pelanggan terdampak banjir.

“Dari 197 unit gardu distribusi yang sempat terdampak, 71 di antaranya sudah normal atau menyala kembali. Upaya penormalan akan terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi di lapangan,” ucap Manager PLN UP3 Mataram, Maman Sulaeman melaporkan hasil penanganan sementara.

Iklan

Maman juga menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan pada beberapa titik wilayah potensi banjir yang terparah di Kabupaten Lombok Barat, yaitu seluruh desa di Kecamatan Batu Layar, sebagian desa di Kecamatan Gunung Sari dan Kecamatan Sekotong.

Beberapa desa mengalami dampak cukup parah yakni di Desa Senteluk, Desa Batu Layar, Desa Sandik untuk Kecamatan Batu Layar. Kemudian Desa Medas, Desa Ranjok dan Desa Taman Sari untuk Kecamatan Gunungsari dan Desa Pelangan untuk Kecamatan Sekotong. Pemantauan dilakukan sebagai upaya mitigasi kecelakaan kelistrikan akibat debit air di wilayah tersebut
Selain itu, demi keselamatan dan keamanan warga, PLN harus memutus aliran listrik di lokasi terdampak, apabila debit air semakin tinggi dan kondisi semakin tidak aman untuk warga.
“Kami harus memutus aliran listrik untuk alasan keamanan. Hal ini untuk mencegah terjadinya arus hubung singkat yang bisa muncul akibat air yang masuk ke instalasi,” tegas Maman.

Sebelum menyalakan aliran listrik di lokasi terdampak, PLN juga harus memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi listrik, baik di sisi PLN dan pelanggan dalam posisi aman. Selain itu, PLN juga melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

Maman juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati terhadap bahaya kelistrikan yang mungkin terjadi ketika musim hujan dan terjadi banjir.
“Untuk keselamatan dan keamanan, segera matikan listrik pada Mini Circuit Breaker (MCB) yang ada di kWHmeter apabila banjir sudah masuk ke rumah. Segera laporkan ke PLN Mobile untuk penanganannya,” jelas Maman.

Hingga siang, PLN masih melakukan perbaikan gardu yang terdampak banjir dan longsor. Beberapa lokasi yang telah dipastikan aman, telah kembali pulih untuk suplai listriknya. Penormalan akan dilakukan sesegera mungkin apabila kondisi jaringan telah dipastikan aman.(bul)

Advertisement