Ali-Sakti Tetap Bisa Mendaftar Meski Jumlah Dukungan Masih Kurang

Mataram (Suara NTB) – Meski verifikasi faktual dukungan tahap pertama belum memenuhi syarat, tetapi pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dari jalur independen Ali-Sakti, dipastikan tetap bisa mendaftar sebagai peserta Pilkada NTB 2018, pada tanggal 8-10 Januari tahun depan, bersamaan dengan pendaftaran pasangan calon dari jalur partai politik.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU NTB Bidang Hukum, H. Ilyas Sarbini, SH, MH., kepada Suara NTB saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 18 Desember 2017 kemarin.

Iklan

“Tidak mengahalangi untuk mendaftar, dia boleh mendaftar, walaupun (dukungannya) belum memenuhi syarat. Karena dia (Ali-Sakti) masih ada haknya untuk memperbaiki. Cuma, di masa perbaikannya dia harus menyerahkan dua kali lipat jumlah kekurangan,” ujar Ilyas Sarbini.

Saat ini, verifikasi faktual dukungan KTP Ali-Sakti oleh KPU sedang berlangsung sampai tanggal 25 Desember. KPU NTB pada tanggal 2 Januari tahun depan akan melakukan rapat pleno terhadap hasil verifikasi faktual. Berita acara rapat pleno hasil verifikasi faktual itulah yang akan diberikan pada pasangan Ali-Sakti untuk digunakan mendaftar di KPU sebagai peserta Pilkada NTB 2018 dari jalur independen.

“Tanggal 2 kita pleno, tanggal 3 kita keluarkan keputusan rapat plenonya. Nanti berita acara itu dibawa mendaftar oleh calon independen. Walaupun masih kurang, bisa mendaftar, karena dia berhak memperbaiki. Baru akan gugur kalau tidak dinyatakan lolos setelah masa perbaikan,” jelas Ilyas.

Adapun hasil verifikasi faktual nantinya masih kurang dari jumlah minimal daerah sebaran, maka di tahap kedua wajib untuk memenuhinya. Jika sudah memenuhi, maka pada tahap kedua tidak diperlukan lagi, cukup untuk menyerahkan jumlah kekurangannya dua kali lipat.

“Makanya mau konsentrasi KTP-nya di daerah mana silahkan, ndak perlu kalau sudah penuhi jumlah, tapi kalau kurang wajib,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pihak Ali-Sakti, meyakini akan lolos dalam verifikasi faktual. Karena pihaknya sudah mempersiapkan dukungan independen ini sejak setahun lalu. Bahkan sebelum KPU turun melakukan verifikasi. Tim pasangan ini sudah melakukan simulasi. Sehingga ia meyakini, tingkat keakuratan dukungan akan sangat tinggi. (ndi)