Ali BD : Naik Haji Bukan untuk Foto-Foto

Selong (Suara NTB) – Sebanyak 830 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dilepas Bupati H. Moch. Ali Bin Dachlan di Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Senin, 22 Agustus 2016. Mereka akan diberangkatkan tanggal 26 Agustus 2016. Hadir dalam acara itu, Dandim Lotim, Letkol Inf. Mustofa, SIP beserta pejabat dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB dan Kemenag Lotim.

Dalam sambutannya, Bupati meminta kepada para JCH meluruskan niat menunaikan ibadah haji dengan tidak ada embel-embel lain yang bisa merusak ibadah haji. Selain itu, bupati meminta JCH menghindari perilaku konmsumtif yang bisa berpengaruh terhadap kualitas pelaksanaan haji. Termasuk dalam pelaksanaan wukuf di Padang Arafah.

Iklan

“Ke sana Anda berdoa ya, buka untuk berfoto-foto. Apalagi bergaya-gaya menaiki unta. Tidak boleh Anda lakukan itu ya. Di sana Anda betul-betul datang untuk beribadah,” pesannya.

Bupati juga mengharap JCH tetap menjaga keselamatannya, baik ketika berangkat, berada di tanah suci maupun ketika pulang ke kampung halaman. Dalam melaksanakan ibadah haji, kata Bupati, JCH diminta memperhatikan hal-hal tekhnis sesuai arahan dari panitia atau pembimbing haji agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bupati mencontohkan, JCH terkadang berebut untuk mencium Hajar Aswad dan rela berdesak-desakan tanpa memperdulikan keselamatannya. Lokasi pondok serta hal-hal teknis lainnya juga JCH diminta untuk memperhatikannya.

“Hal-hal teknis sangat perlu diperhatikan. Di Mekkah, banyak orang tersesat, di Madinah juga banyak orang tersesat. Jadi perhatikan juga hal-hal teknis seperti itu,” ujarnya mengingatkan. (yon)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional