Ali BD Masih Pertimbangkan Ikut Debat Kandidat

Giri Menang (Suara NTB) – Calon Gubernur NTB 2018 nomor urut 4, H. Moch. Ali Bin Dachlan, mengaku masih mempertimbangkan apakah dirinya akan datang atau tidak pada saat debat kandidat Cagub dan Cawagub NTB putaran pertama, yang akan digelar KPU pada tanggal 12 Mei mendatang.

“Kita akan pertimbangkan, belum tentu juga saya (hadir debat, red). Saya akan lihat kemanfaatannya ya,” ujar Ali BD ketika ditanya terkait kesiapannya untuk mengehadiri debat kandidat, Jumat, 27 April 2018 kemarin.

Iklan

Bagi Bupati Lombok Timur dua periode ini, debat kandidat tidak terlalu bermanfaat. Sebab debat kandidat tersebut hanya tempat ajang lucu-lucuan saja. Prinsip itulah yang membuat dirinya pada saat debat kandidat Pilkada Lombok Timur 2013 lalu tidak hadir.

“Bagi saya debat itu saya anggap pelesiran saja. Orang kita lucu-lucuan saja di sana, ngeraos-ngeraos doang. Makanya dulu saya ndak ikut debat,” tegas Ali BD.

Ditegaskan oleh Ali BD yang akrab disapa Amaq Asrul ini, debat kandidat merupakan kegiatan yang mubazir. Karena perbuatan debat tersebut sudah sangat jelas dilarang dalam agama.

“Berdebat itu dilarang sama agama ya, makanya jangan berdebat. Makanya ndak ada gunanya saya ikut debat,” tegasnya.

Lantas bagaimana jika ajang debat kandidat tersebut sangat bermanfaat bagi para calon, untuk mempengaruhi pilihan masyarakat. Sebab, banyak pengamat mengatakan bahwa pada saat debat tersebut, masyarakat akan menilai kualitas dari para kandidat sebelum menjatuhkan pilihannya.

Tapi bagi Ali BD, hal itu tak masalah bagi dirinya. Ia tak khawatir jika dirinya tak datang debat, lalu tidak kemudian tidak akan dipilih oleh rakyat. Sebab bagi dirinya, ia ada calon independen yang dicalonkan oleh rakyat.

“Saya ini calon rakyat, bukan calon partai ya. Jadi rakyat yang mencalonkan saya, rakyat yang akan memilih saya,” pungkasnya. (ndi)