Ali BD Ancam Bubarkan Perusda yang Tidak Untung

Selong (Suara NTB) – Untuk menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Lombok Timur (Lotim) mendirikan sejumlah perusahaan daerah (PD). Tujuannya mencari keuntungan sebesar-besarnya bagi daerah. Jika tidak untung akan dibubarkan.

Demikian penegasan Bupati Lotim, H. Moch Ali Bin Dachlan saat menghadiri Rapat Umum Pimpinan Saham (RUPS) PT Selaparang Finansial (SF) di Suryawangi Labuhan Haji, Senin, 13 Februari 2017.

Iklan

Dalam menjalankan roda bisnis di perusahaan daerah, bupati melarang keras jajaran direksi gaya-gayaan menggunakan dasi di kantor.”Makanya saya larang pakai dasi, orang Cina saja pakai celana pendek dan sukses. Tidak usah pakai dasi kalau tidak ada untung,” ungkapnya.

Diakuinya, sudah dua perusahaan daerah yang dibubarkan, yakni Selaparang Pasar dan Selaparang Transport. Pembubaran dua perusahaan daerah itu, karena dianggap tidak memberikan keuntungan sama sekali kepada pemerintah daerah. ‘’Seperti Selapang Pasar sebelum didirikan bisa memberikan PAD dari pasar Rp 4 miliar, namun setelah ada Selaparang Pasar yang bisa ditarik dari pasar hanya Rp 400 juta,’’ kritiknya.

Bupati juga menyinggung perusahaan-perusahaan daerah yang ada saat ini masih ada daftar utang yang harus dibayar. Kondisi ini menunjukkan perusahaan daerah tidak sehat. Didirikannya perusahaan daerah oleh pemerintah daerah, tegas bupati bukan tempat menaruh para pensiunan. Karena tujuan pendiriannya untuk mencari keuntungan, maka prinsip harus ditanamkan, yakni bussines is bussines. Ali BD mencontohkan dalam lingkungan keluarganya sendiri, ketika bicara bisnis diterapkan sistem bisnis saat anaknya mengajak untuk ikut dalam memodali usahanya.

Harapannya, kepada seluruh pemimpin negara bisa berpikir sama.Berpikir mengelola negara ini secara bisnis. Cara pandang pejabat negara menyebutkan negara ini adalah sebuah korporasi besar, sehingga harus mencari keuntungan dan hanya membelanjakan uang negara.

“Kalau hanya  belanja, tidak usah jadi pemerintah masyarakat kecil saja bisa. Tapi pejabat negara ini harus bisa cari uang baru bisa dibelanjakan,” sarannya.

Termasuk memimpin sebuah lembaga usaha. Diminta kepada seluruh jajaran direksi perusahaan daerah agar bisa mengembangkan perusahaan daerah. ‘’Bangun kebanggaan untuk memberikan yang terbaik,’’ ujarnya. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here