Alat Peraga Kampanye di Mataram Ditertibkan

Tim terpadu menurunkan APK milik salah satu caleg di Kelurahan Dasan Agung, Jumat, 9 September 2018. Total 154 APK dan bahan kampanye yang ditertibkan oleh tim terpadu. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Tim terpadu Kota Mataram menertibkan 154 alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye calon legislatif (caleg) yang melanggar aturan.

Tim yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawasan Pemilu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Camat dan Lurah menertibkan di tiga zona. Yakni, zona Ampenan – Sekarbela, Mataram – Selaparang dan Cakranegara – Sandubaya, Jumat, 9 September 2018.

Iklan

Ketua Tim Penertiban yang juga Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang menjelaskan, penertiban APK dan bahan kampanye berdasarkan surat keputusan KPU. Tim membagi tiga zona penertiban Ampenan – Sekarbela, Mataram – Selaparang dan Cakranegara – Sandubaya. “Tim yang jumlahnya 501 terbagi tiga zona,” kata Martawang.

Keputusan tim kawasan yang harus zero APK dan bahan kampanye seperti Jalan Udayana, Jalan Malomba sampai Polsek Cakranegara dan bundaran Lingkar Selatan sampai batas kota. Selain itu, berdasarkan PKPU bahan kampanye dan APK tidak boleh dipasang di fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, gedung milik pemerintah serta tempat ibadah.

Termasuk yang dipasang di pohon dan aksesoris kota tidak diperbolehkan. “Yang memasang di rumah warga juga harus seizin yang punya rumah,” tambah Martawang.

Dari hasil penertiban, tim berhasil menurunkan 154 APK dan bahan kampanye. Terdiri baliho 40 buah, spanduk 48 buah dan sisanya bendera dan stiker. Tim mengumpulkan dan diletakan di Kantor Kesbangpol.

APK ini bisa diambil kembali dengan syarat tidak memasang kembali di tempat yang dilarang. “Kalau diambil jangan dipasang di tempat terlarang,” katanya mengingatkan.

Mengingat masa kampanye yang panjang, caleg dan simpatisan diharapkan menjaga kondusivitas. Agar proses demokrasi berjalan dengan aman dan damai. (cem)