Akun Medsos Paslon Kepala Daerah Harus Terdaftar

0

Selong (Suara NTB) – Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Lombok Timur (Lotim) siap mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Termasuk pengawasan terhadap penggunaan akun media sosial (medsos) yang disinyalir kuat menjadi salah satu media kampanya dari pasangan calon.

Seluruh akun medsos itu diingatkan ke depan ini harus terdaftar di Panwaslu. “Sekarang ini sudah mulai kita bahas dan mulai melacak akun-akun medsos milik dari para bakal calon,” ungkap Ketua  Panwaslu Lotim, Retno Sirnopati, menjawab Suara NTB, Rabu, 6 September 2017.

IKLAN

Retno mengemukakan, medsos memang digunakan untuk kampanye. Akan  tetapi saat ini belum bisa didefinisikan demikian, karena belum masuk tahapan. Setelah nantinya sudah masuk tahapan, maka diwajibkan bagi seluruh medsos milik masing-masing pasangan calon, termasuk milik tim sukses dan relawan untuk didaftarkan.

Setelah tahapan itu mulai, lanjutnya Panwaslu juga siap menerima laporan pengaduan dari masyarakat. Jika nantinya ada laporan yang berujung pada indikasi yang dapat merugikan pasangan calon lain, maka Panwaslu bisa mengambil tindakan.

Namun untuk saat ini penindakan belum bisa dilakukan Panwaslu karena salah satu penyelenggara Pemilu yang baru terbentuk ini sedang dalam proses konsolidasi dan membangun komunikasi dengan pihak terkait. Ketentuan pengawasan dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) juga belum ada. “Kita sekarang masih menunggu ketentuan dari Bawaslu,” ungkap Retno.

Ditambahkan, yang dilakukan Panwaslu saat ini adalah masih fokus pada upaya melengkapi sarana dan prasarana penunjang. Selain membangun komunikasi dengan pihak terkait, Panwaslu sedang mempersiapkan untuk membentuk Panwas tingkat kecamatan.

Rabu kemarin, tuturnya, Panwaslu sudah berkoordinasi dengan jajaran Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lotim. Antara Panswaslu dan KPU saling berbagi informasi mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan.

Retno berharap, antara KPU dengan Panwas bisa berjalan sinergis. Pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang diharap bisa lebih baik dan lebih berkualitas. Setiap tahapan yang akan dilakukan KPU sudah dikomunikasikan dengan Panwas. (rus)