Aktivitas Sekolah Normal, Murid di Labuhan Haji Butuh Perlengkapan Belajar

0
Aktivitas di SDN 1 Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya tetap normal, meski sedang banjir, Selasa, 15 Desember 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Bencana banjir yang menerjang Kecamatan Pringgabaya dan Suela Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tidak berdampak terhadap aktivitas sekolah di dua kecamatan tersebut. Murid-murid sekolah tetap masuk meski beberapa di antaranya absen lantaran seragam sekolah serta alat sekolahnya terendam banjir yang terjadi, Senin 14 Desember 2020.

Kepala SDN 1 Seruni Mumbul, H. Sulhan, S.Pd, mengungkapkan, alasan siswa tidak diliburkan karena tengah dilakukan ujian semester.

IKLAN

“Pembelajaran juga menerapkan sistem sif sehingga siswa tetap masuk. Namun ada beberapa siswa kita yang tidak masuk karena memang perangkat sekolahnya terendam banjir,”ungkapnya ditemui Suara NTB, Selasa, 15 Desember 2020.

Dalam pelaksanaan semester yang menerapkan sistem sif ini, pembagiannya satu kelas dua kali masuk atau dua sift setiap hari dengan jumlah siswa sebanyak 414 orang terbagi dalam 9 ruang kelas belajar (RKB). Untuk sif pertama pukul 07:30 Wita sampai 09:15, sementara sif kedua dari pukul 10:00 Wita sampai 12:00 Wita.

Murid yang paling terdampak ini di dua Dusun Turingan dan Kampung Baru. Terhadap murid yang absen dan tidak dapat mengikuti ujian semester, sehingga pihak sekolah menyiapkan semester susulan agar nilai murid tidak mengalami kekosongan. Apalagi murid di SDN 1 Seruni Mumbul berasal dari Desa Seruni Mumbul dan Desa Labuhan Lombok yang cukup parah terdampak banjir.

“Kita juga koordinasi dengan UPTD Dikbud dan dinas. Kalau mengizinkan meliburkan murid, maka kita liburkan sementara waktu,”jelasnya. (yon)