Aksi Tolak Eksplorasi Gunung Semoan Berlanjut

Puluhan peserta aksi pada saat mencoba menerobos masuk dari pengamanan Polisi. (Suara NTB/ils)

Taliwang (Suara NTB) – Gabungan aliansi masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumbawa Barat Mencari Keadilan (GMSBMK) kembali menyuarakan penolakan eksplorasi gunung Semoan di Lingkungan Sebubuk. Aksi lanjutan itu dilakukan dengan harapan Pemerintah bisa mencabut izin eksplorasi tersebut karena akan berdampak sangat tidak baik bagi lingkungan

“Aksi ini merupakan ketiga kalinya kami lakukan tapi sayangnya Pemerintah masih belum bersikap atas tuntutan kami. Karena jujur saja jika eksplorasi tetap dilakukan maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat,” ungkap Tonyman Al Kasim Kordinator aksi di depan Graha Fitrah, Jumat, 25 September 2020.

Iklan

Disebutkannya, gunung Semoan merupakan jantung Kota Taliwang dan menjadi sumber mata air bagi ratusan kepala keluarga yang tinggal di kaki gunung tersebut. Jika pemerintah tidak segera mencabut izin maka ratusan kepala keluarga yang tinggal di lokasi tersebut terancam bencana. Mulai tanah longsor sampai dengan bencana lainnya, apalagi dampak lingkungan yang ditimbulkan juga sangat besar. Oleh karena masalah ini harus segera disikapi secara serius sebelum terjadi masalah yang tidak diinginkan. “Kami mendesak pemerintah untuk segera mencabut izin eksplorasi PT SBM. Jika tidak maka biarkan kami yang akan mengambil tindakan sendiri,” ancamnya.

Aksi yang dilakukan ketiga kalinya ini tidak ada sangkut pautnya dengan urusan Politik apalagi jelang Pilkada. Tetapi yang dilakukan ini murni karena prihatin akan nasib warga KSB jika gunung sebagai jantung kota Taliwang tetap di eksplorasi. Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemerintah daerah untuk lebih berpikir menyelamatkan lingkungan dibandingkan dengan urusan yang lain. Apalagi berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa perusahan akan mulai melakukan eksplorasi bulan depan sehingga akan sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Taliwang umumnya.

Maka dari itu, pencabutan izin eksplorasi harus dilakukan sebelum masalah ini berlanjut sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami tetap akan menolak segala bentuk eksplorasi di gunung Samoan dan kami siap berkorban untuk menjaganya. Kami juga berharap Pemerintah bisa bersikap sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tukasnya. (ils)