Aksi Teror Bom di Surabaya , Lobar Aman Dikunjungi Wisatawan

Giri Menang (Suara NTB) – Aksi teror dengan peledakan bom kembali terjadi di Surabaya Jawa Timur. Hal ini berdampak terhadap kondisi di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di NTB. Bahkan, dampaknya pada kunjungan wisatawan ke beberapa objek wisata yang ada di daerah ini, khususnya Lombok Barat (Lobar).

Kendati khawatir aksi teror itu akan berdampak terhadap industri pariwisata, Pemkab Lobar melalui Kepala Dinas Pariwisata Lobar, Ispan Junaidi tetap meyakinkan para wisatawan untuk tetap berkunjung. “Kami menjamin kalau wisatawan datang ke Lobar akan tetap aman,” ujarnya meyakinkan.

Iklan

Menurut dia, keamanan di Lombok bisa dijamin. Pasalnya, orang-orang atau masyarakat Lombok sangat ramah dan terbiasa menerima tamu. Tak hanya itu, Ispan juga menyatakan bahwa masyarakat Lombok tidak terbiasa dengan kekerasan semacam itu. “Kami tidak ada hal-hal yang ekstrem di sini, kami terbiasa dengan kehidupan yang tenang dan damai. Kami rawat itu, silakan datang ke Lombok,” tegasnya.

Ditambahkan Ispan, jaminan keamanan di Lombok khususnya Lobar berkat terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Pemda dengan pihak keamanan baik dari unsur TNI, maupun Polri.

Aksi teror tersebut, katanya, sangat berpengaruh bagi industri pariwisata di Indonesia. Hendaknya lah seluruh pihak turut menjaga aspek keamanan dan kenyamanan di negara ini. “Kita perjuangkan mati matian dengan promosi, potensi kita terinformasi secara akurat ini cedera dengan peristiwa seperti itu. Inikan melukai sekali, sungguh kita paham kalau ada travel warning,” jelasnya.

Ispan mengatakan, aksi teror itu bukanlah merupakan jiwa masyarakat Indonesia, apalagi perilaku pemeluk salah satu agama di Indonesia. “Kita ingin sampaikan, itu bukan perilaku Indonesia, bukan perilaku Islam. Itu perilaku oknum yang sangat-sangat biadab. Dalam Islam, semut pun haram kita bunuh. Apalagi nyawa manusia,” ujarnya meyakinkan. (her)