Aksi Dukungan dan Penyelamatan HBY Mulai Dilakukan di Dompu

Dompu (Suara NTB) – Aksi solidaritas masyarakat dan petani jagung Dompu pasca penetapan tersangka terhadap Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin oleh Polda NTB terus berlanjut. Para petani menyerukan penyelamatan H. Bambang M. Yasin dari upaya kriminalisasi dan upaya politisasi terhadap kasus hukum pengangkatan CPNS dari honorer kategori 2 (K2) tahun 2014. Apalagi H. Bambang M. Yasin atau dikenal dengan HBY dikenal cukup sukses menyejahterakan rakyat Dompu melalui program jagung.

Iklan
Masyarakan petani jagung juga ikut membubuhkan tanda tangan untuk petisi dukungan terhadap HBY di taman Kota Dompu.

Aksi penggalangan dukungan penyelamatan HBY oleh petani jagung Dompu dengan memaraf di atas kain putih di Taman Kota Dompu ini akan berlangsung hingga Rabu, 24 Mei 2017 mendatang. Namun massa yang dikoordinir Zuliansyah, pemuda Desa Madaprama Dompu, Jumat, 19 Mei 2017 memulai aksi dengan melakukan orasi di depan pintu gerbang masuk kantor DPRD Dompu.

Sebelum orasi, massa lebih dulu menutup gerbang dan berdiri sambil menunjukan pamflet bertuliskan, “Solidaritas petani Dompu untuk H. Bambang M. Yasin. Save Dompu = Save HBY. Bebaskan HBY dari segala tuntutan.”, “Kami cinta program jagung, Kami cinta HBY. Save HBY.” “HBY Bupati, petani sejahtera.”, dan tulisan “Selamatkan HBY = Selamatkan Jagung”.

Zuliansyah dalam orasinya, mengungkapkan, kasus hukum yang menimpa H. Bambang M. Yasin tidak lepas dari konspirasi besar dan upaya kriminalisasi yang melibatkan oknum anggota Dewan dan jajaran birokrasi. Hal itu dilakukan karena berbagai keinginan para oknum untuk mendapatkan keuntungan secara pribadi justru tidak diakomodir. “Perlu diketahui bahwa di Dompu ini tidak ada tempat bagi orang – orang baik,” katanya.

Karenanya, Zuliansyah menyerukan untuk melawan politik busuk yang tidak ingin melihat petani sejahtera dan Dompu maju. Karena sejak H. Bambang memimpin Dompu, berbagai kemajuan diraih Dompu. Mulai dari penataan keuangan pemerintah daerah, peningkatan kesejahteraan rakyat melalui program jagung dan berbagai kemajuan lainnya.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap Bupati Dompu yang menurut kami, Bupati Dompu selama menjabat adalah Bupati terbaik di Dompu. Bahkan diakui oleh daerah – daerah lain. Ini yang menjadi kebanggaan kami, kenapa Bupati Dompu kami klaim sebagai Bupati terbaik. Konsepnya terhadap pembangunan untuk kesejahteraan petani pada umum sangat menyentuh petani,” katanya.

Selain aksi di jalanan, para pendukung H. Bambang juga melakukan aksinya di media sosial. Para pendukungnya mengganti foto profilnya dengan foto dan gambar Bupati yang dijuluki dengan profesor jagung. Para pendukung juga melakukan doa dan yasinan di rumah – rumah warga dan tempat ibadah agar H. Bambang diberi kekuatan dan keselamatan dari persoalan hukum.

Sementara penetapan status tersangka Bupati Dompu, HBY oleh penyidik polda NTB terkait pengangkatan CPNS dari honorer K2 juga mendapat reaksi dari para petani dan ini tidak terlepas dari gerakan jagung yang dirasakan manfaatnya oleh petani.

Setidaknya, ada ratusan petani jagung turut memaraf petisi memberi dukungan terhadap HBY, terlebih berharap Polda NTB tidak terprovokasi dan terintervensi oleh kepentingan politik. “Kami ke sini untuk mendukung HBY agar dia bebas dari perkara ini,” ungkap Jamaludin petani jagung asal Dusun Selaparang Desa Matua.

Harapan ini lanjut dia, menyusul banyaknya manfaat yang sudah dirasakan selama dua priode masa jabatan HBY, terutama untuk penanaman jagung yang dianggap berhasil meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat. Dari program jagung juga berhasil mengurangi kemiskinan di Dompu.

Selain itu, gerakan program jagung yang digalakkan H. Bambang M. Yasin sejak periode pertama kepemimpinannya tahun 2010 lalu berhasil menekan angka impor jagung secara nasional. Karena gerakan jagung Dompu juga diikuti daerah – daerah lain. Sehingga tidak heran, gerakan program jagung di Dompu membuat Dompu cukup dikenal secara nasional dan berbagai penghargaan didapat pemerintah daerah serta H. Bambang M. Yasin.

Disinggung apakah dukungan tersebut akan berakhir hanya pada pemarafan petisi ini saja, Jamaludin menegaskan tekadnya akan terus berlanjut sampai perkara ini benar-benar tuntas. Bahkan dirinya siap menjadi motor penggerak para petani jagung yang belum mengetahui informasi tersebut. Dan untuk Polda NTB tuntutnya, harus profesional menangani perkara ini sebagaimana aturan yang ada.

Sebab, jika dalam persoalan ini penyidik Polda NTB mudah digiring dan diarahkan oleh oknum yang berkepentingan di daerah. Bukan mustahil, stabilitas keamanan daerah ini akan terganggu nantinya, bahkan masyarakat bisa saling bunuh sebagai imbas dari tidak profesional penyidik dalam menangni perkara tersebut. “Polisi jangan main-main saja, harus tetap sesuai aturan yang ada. Jangan sampai dimanfaatkan orang-orang yang benci HBY karena bahaya daerah ini nanti, kita bisa saling bunuh,” pungkasnya. (ula/Jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here