Akses Masyarakat Sulit, DPRD NTB Minta Eksekutif Permudah Pencairan Dana Bansos

Mataram (suarantb.com) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB melalui juru bicaranya,  Raden Nuna Abriadi menyarankan kepada eksekutif untuk mempermudah persyaratan pencairan dana bantuan  sosial (Bansos) yang dinilai menyulitkan masyarakat dalam mengakses dana bantuan tersebut.

Bahkan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat disebutnya tidak sebanding dengan bantuan yang diterima.

Iklan

“Pengalaman akhir-akhir ini banyak dana bansos  yang pencairannya tidak dapat terealisasi. Untuk itu Banggar meminta pemerintah tidak membuat persyaratan yang berbelit-belit dan biayanya sangat mahal dibanding bantuan yang diterima masyarakat,” ujarnya dalam sidang paripurna penyampaian nota keuangan RAPBD 2017, Senin, 21 November 2016.

Menurut Nuna, eksekutif  harus menyederhanakan proses realisasi dana bantuan tersebut agar masyarakat yang menjadi objek dari anggaran segera bisa menggunakannya.”Persyaratan dana bansos  terlalu njelimet dan berbelit-belit,” katanya.

Terkait hal itu Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh.  Amin, SH., M. Si yang dikonfirmasi wartawan memyampaikan eksekutif sudah sangat profesional dalam melayani masyarakat. Khsusus pencairan dana bansos, ia mengakui kalau pihaknya memang menekankan prinsip kehati-hatian dalam merealisasikannya. Supaya tidak terjadi penyaluran dana yang salah sasaran.

“Bagus sarannya (Banggar) tapi sesuai dengan ketentuan dong. Dimudahkan tetap kita mudahkan. Tapi tetap harus sesuai ketentuan. Besok datang BPK dan inspektorat memeriksa terus ada temuan kan repot,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketentuan-ketentuan tertentu yang harus dilakukan oleh masyarakat saat mengakses dana bansos semata-mata untuk ketaatan administrasi. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

“Besok datang BPK terus ada temuan kan repot kita. Siapa yang mau tanggung jawab, ya kan. Bagus sarannya (Banggar) tapi tetap harus hati-hati kita,” tandasnya. (ast)

  Surat Suara Pillkada NTB Didistribusikan ke Kabupaten/Kota

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here