Akpar Mataram Hasilkan Lulusan Berkompeten

Mataram (Suara NTB) – Akademi Pariwisata (Akpar) Mataram menggelar Wisuda Ke-18, pada Sabtu, 20 Agustus 2016 di Hotel Grand Legi Mataram. Sebanyak 224 mahasiswa diwisuda. Para lulusan juga dibekali dengan sertifikat kompetensi. Karena ketika sebelum diwisuda, wisudawan mengikuti uji kompetensi guna mendapatkan sertifikat kompetensi.

Mahasiswa Akpar Mataram yang mengikuti wisuda, terdiri dari Diploma III (DIII) Perhotelan sebanyak 156 orang. Dari DIII Usaha Perjalanan Wisata sebanyak  28 orang. Dan, dari DI Pusdiklatpar Tyatama sebanyak 40 orang. Sejak berdiri dari tahun 1.996, Akpar Mataram telah meluluskan sebanyak 1.890 orang. Mereka bekerja di berbagai bidang, seperti hotel, restoran, kapal pesiar, PNS, dan swasta. Baik di dalam, maupun luar negeri.

Iklan

Dalam sambutannya, Direktur Akpar Mataram, Drs. I Putu Gede, M.Par., meyakini bahwa wisudawan akan mampu menunjukkan jati dirinya. Sehingga mampu memenuhi harapan dan menjadi kebanggaan orang tua.

“Karena mereka telah dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang memadai untuk mengemban tugas sebagai tenaga ahli madya pariwisata, termasuk ahli pratama pariwisata,” ujar Putu Gede.

Keyakinan ini muncul karena didukung dengan uji kompetensi yang telah dilewati oleh wisudawan. Karena Akpar Mataram telah bekerja sama dengan Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) Pariwisata Bali. Agar wisudawan dapat memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan keahlian mereka.

Pada wisuda kali ini, terjadi peningkatan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari wisudawan. Tercatat IPK rata-rata sebesar 3,31. Dengan IPK tertinggi sebesar 3,38, dan IPK terendah sebesar 2,66.

Selain itu, sebagian besar dari wisudawan telah diterima bekerja. Mereka diterima bekerja di berbagai hotel, restoran, biro perjalanan wisata hingga dinas atau instansi yang ada kaitannya dengan pariwisata. “Berdasarkan catatan kami, 57 persen lulusan Akpar Mataram sudah bekerja,” kata Putu Gede.

Dalam kesempatan itu, Putu Gede menyampaikan terima kasih kepada orang tua wisudawan. Karena mempercayai Akpar Mataram sebagai tempat studi anak mereka. Orang tua telah menjatuhkan pilihan yang tepat. Karena Akpar Mataram terbukti mencetak lulusan di bidang pariwisata.

Hal ini penting, karena saat ini Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berlangsung. Dan, NTB menjadi bagian penting dari 10 destinasi prioritas pengembangan pariwisata nasional.

Ia melanjutkan, Akpar dapat mengantarkan para wisudawan, berkat kerjasama yang baik dengan banyak pihak di dalam, maupun di luar negeri. Karena visi Akpar Mataram yaitu menjadi lembaga vokasi yang unggul dan berdaya saing global.

Dalam mewujudkan visi dan misi itu, banyak upaya yang terus dilakukan. Terbukti, semua program studi terakreditasi B. Dan Akpar meraih rangking satu di top ten Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di NTB. Sementara secara nasional, berada pada urutan 423 baik PTS atau PTS, yang jumlah keseluruhan tak kurang dari 6.320.

Belum lagi hal itu didukung pula dengan sumber daya dosen di Akpar. Rata-rata dosen Akpar telah menyelesaikan studi Magister dan Doktoral. Ditambah lagi, LSP I Akpar Mataram akan segera terwujud.

“Sehingga lulusan kami merupakan lulusan pariwisata yang memiliki kompetensi. Tidak ada industri yang ragu merekrut. Sekaligus dengan kompetensi itu, lulusan memiliki kesempatan untuk bersaing di Asia Pasifik,” tandasnya.

FOTO-2

Wisudawan/wisudawati Akpar Mataram

Putu Gede juga menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak. Seperti pemerintah daerah, dalam hal ini dinas pariwisata, dinas tenaga kerja kabupaten/kota. Juga kepada pihak Hotel di Senggigi, Mataram, dan Lombok Tengah. Dan kepada biro perjalanan serta organisasi kepariwisataan, PHRI, ASITA, dan HPI.

Industri pariwisata, katanya, menunjukkan peningkatan yang lebih baik. Ditandai dengan peningkatan kunjungan wisata ke Lombok ini. Dengan demikian Lombok bisa dikatakan menjadi primadona pariwisata nasional.

“Oleh karena itu, Akpar siap berpartisipasi aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia. Dalam rangka penyatuan ASEAN, MEA. Akpar pun siap dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia,” kata Putu Gede.

Sementara itu Koordinator Kopertis wilayah VIII, Bali-Nusra, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan kepada para alumni agar tidak tinggal diam. Alumni Akpar Mataram sangat dibutuhkan, karena memiliki kecakapan.

Ia menekankan, Akpar Mataram satu-satunya perguruan tinggi yang ia banggakan. Karena meskipun akademi, Akpar Mataram tidak kalah visinya dengan universitas. hal itu karena, penggunaan teknologi yang dilakukan oleh Akpar Mataram.

“Hari ini saya deklarasikan, untuk pertama kali untuk PTS baik di NTB dan NTT hanya Akpar yang saya katakan hebat dalam bidang penguasaan teknologi. Menjadikan kampus Akpar smart and digital campus,” katanya.

Penggunaan teknologi merupakan hal yang sangat penting. Terutama karena Perguruan Tinggi di Indonesia harus ramah pada teknologi dan riset. “Riset adalah ciri kampus yang berkembang dan tumbuh. Perkembangan Informasi juga harus menguasai teknologi,” katanya.

Acara wisuda diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Dan dilanjutkan dengan Pembacaan surat keputusan Direktur Akpar tentang wisudawan. Disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Akpar Mataram, Made Murdana, M.Par.

Wisuda Akpar Mataram ke XVIII dihadiri oleh Pihak Yayasan Kertyawisata, orang tua atau wali wisudawan. Serta sejumlah pihak dari instansi terkait. (ron/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here