Akibat Pecah Ban, Mobil Panther Tersangkut di Pembatas Jalan “Bypass” BIL 2

Mobil Panther ringsek tersangkut di pembatas jalan bypass BIL 2. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB)Satu unit mobil panther dengan nomor polisi DR 1092 ZZ mengalami kecelakaan tunggal di jalan bypass BIL 2 tepatnya di kawasan Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, Minggu, 20 Juni 2021. Mobil yang dikendarai H. L. Bisairi ini menghantam marka jalan dan tersangkut di besi pembatas atau pengamanan jalan bypass. Tim Patroli Polisi Giri Menang Square (GMS) Satlantas Polres Lombok Barat melakukan evakuasi kecelakaan tunggal ini.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Agus Rahman mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya kecelakaan tunggal atau out control (OC) di Jalan Bypass BIL 2 sekitar pukul 10.00 Wita. Kendaraan Isuzu Panther DR 1092 ZZ melaju atau datang dari arah selatan menuju utara di jalur cepat. Pada saat kendaraan melaju tiba-tiba di tengah jalan mengalami pecah ban pada bagian belakang sebelah kanan. Sehingga kendaraan oleng dan menimbulkan lakalantas tunggal. “Saat kendaraan sedang melaju, tiba-tiba pecah ban yang membuat mobil oleng dan tak terkendali, ” tuturnya.

Iklan

Mobil tersebut membawa satu orang penumpang Lubna (45) dan sopir Bisairi (50) warga Kediri Lombok Barat. Akibat kejadian ini, tidak ada korban jiwa, pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Kediri.” Korban mengalami luka lecet dirawat di Puskesmas Kediri, ” katanya. Agus menambahkan dari analisa sementara, kecelakaan terjadi murni karena lalai dan kurang hati – hatinnya pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi kendaraannya. Sehingga saat berkendara, ban mobil pecah dan menimbulkan lakalantas tunggal.” Hasil analisa, murni karena kelalaian pengemudi,” ucapnya.

Diketahui, jalan bypass BIL 2 kerap terjadi kecelakaan. Selain karena kelalaian, kecelakaan juga kerap terjadi karena adanya pelanggaran lalu lintas. Terutama kendaraan roda dua yang sering menggunakan jalur cepat. Untuk mencegah hal itu, Satlantas Polres Lombok Barat tetap melakukan patroli dan memberikan tindakan kepada pengendara yang melanggar.

Agus mengatakan, pemberian tindakan ini merupakan bagian dari penertiban terkait disiplin berlalulintas dan ketaatan dalam penerapan protokol kesehatan, di wiayah hukum Polres Lombok Barat.“Seperti yang diketahui bahwa, di Jalan Bypass BIL 2 terdapat dua jalur yang berbeda peruntukannya, yaitu jalur cepat dan jalur lambat,” ungkapnya.

Di mana, rambu petunjuk dan rambu perintah di Jalan Bypass BIL 2 sudah jelas, antara jalur cepat dan jalur lambat ini dan apabila ditemukan pelanggaran, maka akan langsung ditilang.“Jalur cepat merupakan jalur untuk kendaraan roda empat atau lebih, sedangkan jalur lambat diperuntukan bagi kendaraan roda dua, dan roda tiga,” jelasnya.

Sementara, dari hasil pemantauan, masih saja terjadi pelanggaran di jalan ini, terutama pengendara kendaraan roda dua yang masih menerobos masuk di jalur cepat. Selain itu, Agus menegaskan bahwa, untuk pelanggaran kasat mata juga menjadi perhatian jajarannya. Di ntaranya, dalam penggunaan helm bagi pengendara roda dua, lawan arus, bonceng tiga, knalpot bising, kelengkapan kendaraan, dan menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut orang.“Di tengah masa pandemic saat ini, tentunya protokol Kesehatan (Prokes) tetap menjadi prioritas utama, sehingga juga dilakukan penindakan, baik teguran secara lisan maupun tertulis,” imbuhnya.

Dengan dilakukannnya penindakan ini, diharapkan lebih memaksimalkan dukungan kepada Pemerintah dalam menekan angka penyebaran covid-19, khususnya di wilayah hukum Polres Lombok Barat.“Terkait Prokes, cara bertindaknya mengedepankan cara persuasif humanis, lebih kepada edukasi, sehingga diharapkan ini membiasakan masyarakat dalam menerapkan Prokes,” katanya.

Sedangkan penindakan, dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan stasioner, dilakukan tindakan represif berupa sanksi tilang, namun tetap mengedepankan cara humanis.“Sebagian besar pelanggaran yang terjaring, dilakukan oleh pengendara roda dua, menerobos masuk di jalur cepat,” terangnya.(her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional