Akhir Tahun, 22 Kecamatan di Sumbawa Masih Terpapar Covid

Didi Darsani. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB)-Pada akhir tahun 2020 ini, jumlah kasus Covid di Sumbawa terus meningkat. Bahkan 22 daru 24 kecamatan di Sumbawa tercatat masih terpapar Covid. Hanya tersisa kecamatan Orong Telu dan kecamatan Lunyuk yang saat ini tidak memiliki pasien terkonfirmasi positif covid. Untuk itu, kewaspadaan mesti ditingkatkan.

Satgas melalui Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa, H. Didi Darsani dalam rilisnya, Senin, 28 Desember 2020, mencatat sebaran pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat berasal dari Kecamatan Sumbawa sebanyak 79 orang, Kecamatan Labuan Badas 24 orang, Kecamatan Alas 11 orang, Kecamatan Lape 10 orang, Kecamatan Plampang 9 orang, Kecamatan Moyo Hulu 8 orang, Kecamatan Unter Iwes 8 orang, Kecamatan Maronge 7 orang, Kecamatan Utan 6 orang, Kecamatan Empang 5 orang, Kecamatan Moyo Hilir 5 orang, Kecamatan Buer 4 orang, Kecamatan Lantung 4 orang, Kecamatan Lopok 3 orang, Kecamatan Lenangguar 3 orang, Kecamatan Moyo Utara 2 orang, Kecamatan Tarano 2 orang, Kecamatan Labangka 2 orang, Kecamatan Alas Barat 1 orang, Kecamatan Ropang 1 orang, Kecamatan Batu Lanteh 1 orang, dan Kecamatan Rhee 1 orang.

“Hari ini terdapat 196 orang pasien yang masih dirawat terkonfirmasi positif atau bertambah 17 orang, dan dengan angka case fatality rate (CFR) yaitu 6,56% dengan jumlah kematian pasien sebanyak 44 orang,” tambah Didi.

Selain itu juga, tercatat 431 orang yang dinyatakan sembuh atau selesai dirawat dari akumulasi terkonfirmasi positif Kabupaten Sumbawa sebanyak 671 kasus. Sebanyak 24 orang kasus suspek masih dalam masa perawatan. Ditambah 101 kasus kontak erat yang masih dalam masa karantina mandiri.

Berdasarkan rilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Sabtu malam lalu, Kabupaten Sumbawa mencatatkan angka pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat dalam posisi tertinggi di NTB dan ditetapkan sebagai  Zona Merah atau Resiko Tinggi.

Satgas Penanganan Covid-19 kembali menegaskan untuk  pendisiplinan pelaksanaan Protokol Kesehatan oleh perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum dalam kegiatan perekonomian, sosial kemasyarakatan dan keagamaan di Kabupaten Sumbawa dengan dikeluarkannya SE Bupati Sumbawa Nomor : 360/570/XII/Pem/2020 tanggal 23 Desember 2020.

Aparat gabungan Polres Sumbawa, Kodim 1607 Sumbawa dan Satpol PP Sumbawa terus mengadakan razia masker ditempat-tempat yang telah ditentukan. Selain itu Satuan Linmas Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa terus melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi yang terpapar Covid-19 mapun sesuai permintaan masyarakat, instansi pemerintah secara insidentil. (arn)