Ajukan Rp196 Miliar, Gubernur Usulkan Pelebaran Jalan Menuju Gili Mas dan Sirkuit MotoGP

Ilustrasi pembangunan jalan baru di NTB. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah mengajukan usulan pelebaran dua ruas jalan untuk mendukung akses menuju Pelabuhan Gili Mas dan Sirkuit MotoGP Mandalika. Dua ruas pelebaran jalan yang diajukan ke Menteri PUPR, yaitu akses jalan dari Pelabuhan Lembar – Pelabuhan Gili Mas dan jalan dua jalur dari Bundaran Kuta – Bypass KEK Mandalika.

‘’Dua program penanganan jalan yang kita ajukan ke pusat. Pak Gubernur sudah mengusulkan ke Menteri PUPR,’’ ujar Kepala Dinas PUPR NTB, H. Sahdan, ST, MT dikonfirmasi Suara NTB, Selasa siang, 11 Agustus 2020.

Iklan

Sahdan menjelaskan, ruas jalan Lembar – Pelabuhan Gili Mas yang diusulkan dilebarkan sepanjang 7 Km dengan kebutuhan anggaran Rp55 miliar. Sedangkan jalan dua jalur dari Bundaran Kuta – Bypass KEK Mandalika sepanjang 5,6 Km dengan kebutuhan anggaran Rp141 miliar. Sehingga total kebutuhan anggaran untuk pelebaran jalan provinsi tersebut sekitar Rp196 miliar.

Untuk akses jalan dari Pelabuhan Lembar – Pelabuhan Gili Mas akan dilebarkan menjadi 7 – 9 meter. Menurutnya, akses jalan Lembar – Pelabuhan Gili Mas prioritas ditangani lantaran lalu lintas kendaraan yang sudah mulai padat.

Terlebih, Pelabuhan Gili Mas dengan fungsinya sebagai tempat bongkar muat peti kemas juga tempat sandar kapal pesiar. Meskipun baru dibuka, aktivitas sandar kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas juga cukup banyak. Karena memang, pemandangan tempat-tempat wisata menjadi daya tarik kapal pesiar sandar di Pelabuhan Gili Mas.

Sahdan menjelaskan, dalam rapat dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Masrves), usulan pelebaran dua ruas jalan provinsi ini juga telah disampaikan. Diharapkan, pelebaran dua ruas jalan tersebut mendapatkan dukungan anggaran lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Jika belum terakomodir tahun ini, kemungkinan akan dilaksanakan 2021 mendatang. ‘’Jadi ada dua ruas yang kita ajukan ke pusat dibiayai pakai dana pusat,’’ terangnya.

Sahdan mengatakan, pelebaran jalan di dekat  Sirkuit MotoGP Mandalika memang cukup mendesak dilakukan. Jika tak dilakukan pelebaran, maka akan terjadi bottlenecking pada saat perhelatan MotoGP 2021 mendatang.

‘’Dari barat sudah dua jalur sampai bundaran Kuta. Itu akan kita lanjutkan bangun dua jalur sampai jalan bypass. Posisi jalan yang kita lebarkan persis di depan Sirkuit MotoGP. Kalau tak dilakukan pelebaran jalur, maka akan jadi bottleneck pada saat penyelenggaraan MotoGP,’’ katanya.

Mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR NTB ini menambahkan, untuk ruas jalan Sekotong – KEK Mandalika, juga menjadi atensi ke depannya. Untuk saat ini, ruas jalan dari Pelabuhan Gili Mas – Pelangan sudah standar. Yang perlu menjadi perhatian memang ruas jalan dari Pelangan – Selongbelanak yang saat ini lebarnya masih 4,5 meter.

Namun, kata Sahdan, penanganan ruas jalan lingkar selatan Pulau Lombok ini sudah masuk dalam program Integrated Tourism Masterplan (ITMP) Pulau Lombok. ‘’ITMP itu sebentar lagi menjadi Perpres. Penanganan akan dibiayai lewat dana loan atau APBN,’’ pungkasnya. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here