Ajudan Bupati Lobar Dikonfirmasi Reaktif

Ahmad Taufiq Fathoni (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Salah seorang ajudan Bupati Lombok Barat (Lobar) dikonfirmasi reaktif Covid-19, sehingga tim Dinas Kesehatan (Dikes) pun turun melakukan tracing contact dan rapid test terhadap kepala bagian dan staf yang bertugas di Sekretariat Pemda Lobar. Sedikitnya 30 orang sudah rapid test.

“Kami sudah tracing contact di sekretariat kantor bupati, mudahan-mudahan hasilnya secepatnya,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakin dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dikes Lobar Ahmad Taufiq Fathoni, Jumat, 10 Juli 2020.

Terkait dugaan dari mana penularannya, pihaknya belum berani memastikan, namun yang jelas salah satu ajudan reaktif. Ia belum berani memastikan hasil swab ajudan bupati, apakah positif atau negatif, pasalnya masih menunggu pengumuman resmi dari provinsi.

Rapid test akan keluar sehari, sehingga hasilnya bisa diperoleh besok (hari ini). Namun terkait hasilnya nanti dikeluarkan atau disampaikan oleh Ketua Gugus Kabupaten. Menyoal langkah tracing contact dan rapid test bagi masyarakat Taman Sari, pihaknya masih menunggu laporan dari tim dari puskesmas di wilayah setempat.

Menurutnya tidak ada pertimbangan lain dalam proses tracing contact dan rapid test warga, yang jelas pihaknya masih menunggu laporan puskesmas. Sebab kejadian di bawah mereka lebih tahu, sedangkan Dikes hanya bersifat mem-back up.

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang dikonfirmasi terkait informasi ini mengarahkan agar konfirmasi ke Dikes. “Ke Dikes ya (konfirmasi red),” jelas Fauzan lewat pesan WhatsApp singkat. (her)