Ajang Japnas YEN-D SEA Business Matching 2019, Delegasi NTB Sepakati Kerja Sama Senilai Rp30 Miliar

Chika

Mataram (suarantb.com) – Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) bersama Young Entrepreneur Network Development (YEN-D) menggelar kegiatan Business Matching antar pengusaha se- Asia Tenggara. Hasilnya, tercatat kesepakatan kerja sama senilai Rp3 triliun.

Business Matching antar pengusaha se – Asia Tenggara dilaksanakan di J.W. Marriot, Jakarta pada Senin, 21 September 2019. Dari total kesepakatan kerja Sama antar pengusaha ini, Ika Rizky Veryani, atau biasa disapa Chika, mewakili pengusaha dari Nusa Tenggara Barat yang berhasil membangun kesepakatan kerja sama dengan pengusaha dari dalam dan luar negeri.

Iklan
Chika, bersama Ketua Umum Pusat JAPNAS, Bayu Priawan Djokosoetono di dampingi Ketua Harian Pusat JAPNAS, dan dii belakanganya ketua umum PW JAPNAS dari daerah lain

Nilai kesepakatan kerja sama awal mencapai Rp30 miliar. Untuk kesepakatan bisnis jagung dan sepeda motor. Chika sendiri menjabat Ketua Harian Japnas NTB. Ia juga pengusaha perempuan muda sukses NTB yang ada di Kabupaten Dompu. Owner Dompu Rizky Motor, agen tunggal produk-produk Yamaha di Kabupaten Dompu.

Japnas YEN-D SEA Business Matching 2019 merupakan ajang pertemuan pengusaha asal Thailand, Singapura, Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Indonesia. Tercatat 400 perusahaan mengha diri acara ini. Sebanyak 16 sektor difasilitasi di program ini dan sektor dengan nilai terbesar ada di sektor pertambangan dan marine. Namun dari sisi jumlah, sektor yang terbanyak adalah sektor food and beverages (makanan dan minuman).

Chika mengatakan, kerja sama bisnis yang disepakatinya dengan pengusaha dalam dan luar negeri tersebut selanjutnya akan di detailkan. Secara umum, kerjasama tersebut juga dianggap sebagai harapan baru membuka jaringan pasar nasional dan internasional.

Apalagi, untuk kebutuhan jagung, Nusa Tenggara Barat, atau Kabupaten Dompu khususnya, dikenal sebagai daerah yang sukses di Indonesia mengembangkan komoditas pertanian jagung.

Japnas YEN-D SEA Business Matching 2019 kata Chika adalah satu pintu telah terbuka untuk memperluas jaringan pasar , domsetik maupun internasional bagi komoditas lokal. Ia mengatakan, khusus untuk jagung, PT. Petrofot Rizky Indonesia ditunjuk sebagai eksekutor kerjasama bisnis ini.

Selain dengan pengusaha Thaliand, kerjasama bisnis untuk jagung ini juga dilakukan dengan pengusaha dalam negeri, dari Surabaya Jawa Timur. Sementara untuk suplay sepeda motor, Chika jika menandatangani kerja sama dengan pengusaha asal Korea.

“Total nilai kerjasama awal Rp30 miliar. Kita trial dulu. Sama pengusaha Thailand belum terhitung. Karena kita masih on prores. Namun sudah kami bicarakan keseriusan ke arah selanjutnya,” demikian Chika.

Nilai kerjasama akan terus bertambah. Setelah kesepakatan kerjasama di detailkan.  Bagi Chika, bahwa pengusaha harus tetap berjejaring , berinovasi dan membuka diri dalam melihat peluang-peluang yang ada.

“Persaingan makin ketat , kalau kita tidak terus moving maka kita tidak akan berkembang. Intinya selalu semangat dan pantang menyerah,” pesannya.

Sementara Ketua Umum Japnas NTB, Made Agus Ariana mengatakan Japnas YEN-D SEA Business Matching 2019 adalah momentum. Pengusaha lokal NTB juga menangkap peluang tersebut. Pasca kerja sama bisnis di Jakarta, beberapa pengusaha dari luar negeri juga turun langsung ke Lombok. Menjajaki peluang-peluang kerjasama lainnya. (bul)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional