Air Laut Pantai Kuta Surut, Ini yang Dilakukan Pengunjung

Praya (suarantb.com) – Hari Libur Nasional dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939, tidak disia-siakan masyarakat untuk menikmati keindahan Pantai Kuta.

Tidak seperti hari biasanya, kali ini air laut Pantai Kuta surut kurang lebih sedalam 3 meter dan 400 meter ke arah laut. Kondisi tersebut, dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati suasana pantai yang berbeda seperti hari biasanya.

Iklan

Matahari memang mulai menyingsing, namun tidak menyurutkan minat para pengunjung untuk menyusuri pasir, karang dan bebatuan ke arah laut yang dapat dilalui dengan mudah.


Karena surut, kondisi tersebut memang tidak memungkinkan bagi orang dewasa untuk berenang. Namun hal tersebut dimanfaatkan mencari spot-spot terbaik untuk ‘berselfie’.

Tidak hanya ‘berselfie’ di tengah air laut yang surut. Beberapa anak-anak juga tampak menikmati suasana tersebut dengan memainkan perahu kecil yang mereka miliki.

Tidak hanya itu, para keluarga yang ingin bersantai menikmati suasana senja di Pantai Kutam Nampak duduk di bibir pantai sembari menikmati es kelapa muda dan kopi panas yang dijajakan pedagang di pantai tersebut.

Ovan, salah satu pengunjung mengaku sangat menikmati kondisi air laut yang sedang surut itu. “Air laut lagi surut jadi bagus aja suasananya, pas liburan juga dan cuacanya lagi cerah Jadi bagus sekali,” ungkapnya kepada suarantb.com, Selasa, 28 Maret 2017.

Pengunjung lainnya, Dhiya mengungkapkan kegembiraannya karena dapat bermain hingga ke tengah pantai tanpa takut gelombang yang tinggi.

Para pedagang makanam ringan yan ada di Pantai Kuta juga mengaku senang karena banyaknya pengunjung yang datang pada hari libur kali ini. Menurut salah seorang pedagang Ani, air laut Pantai Kuta sudah surut mulai sejak kemarin. “Kemarin surutnya, tapi ini mulai naik lagi,” tandasnya. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here