Ahyar Tanggapi Santai Hasil Survei

Mataram (Suara NTB) – Bakal Calon Gubernur NTB, H. Ahyar Abduh menanggapi dingin dan santai hasil survei Polmark terhadap peluangnya untuk memenangkan Pilkada 2018 mendatang.

Menurutnya, hasil survei itu bisa saja berubah mengingat kontestasi masih panjang. “Iya, syukurlah kalau hasilnya begitu,” jawab Ahyar santai ditemui Selasa, 29 Agustus 2017.

Iklan

Di balik santai dan kalemnya menanggapi hasil survei itu. Ahyar mengaku, itu sebagai sesuatu yang sangat positif dan akan menambah semangat serta motivasi untuk bekerja keras dan terus bersilaturahmi ke masyarakat menyampaikan gagasan dan program.

Walikota dua periode ini memperkirakan semua bakal calon sama – sama bekerja keras untuk meningkatkan elektabilitas mereka. “Saya tetap saja jalan dan masalah hasil survei dan sebagainya mereka punya hasil masing – masing,” ujarnya.

Ia melihat tingkat masa mengambang atau swing votter masing tinggi. Artinya, ini jadi tantangan agar bagaimana memikat mereka sehingga sangat mungkin bisa dipengaruhi merebut hati rakyat.

Pola – pola silaturahmi bertemu para tokoh di NTB demikian dikatakan Ahyar, akan tetap dilakukan. Karena, mau tidak mau ia harus rajin turun ke masyarakat. “Respons masyarakat tinggi sampai saya kewalahan mengatur jadwal,” akunya.

Beberapa aspirasi secara langsung disampaikan masyarakat terutama berkaitan dengan isu – isu pembangunan di NTB. Meskipun demikian, ia tak sungkan menyampaikan keberhasilan dicapai oleh gubernur dan wakil gubernur saat ini. Sehingga, PR selama ini seperti infrastruktur, jaringan irigasi, ari baku seperti di wilayah selatan, kemiskinan, dan pengangguran disampaikan apa adanya.

Isu paling menonjol lanjutnya, persoalan lapangan pekerjaan. Ini harus dijawab secara realistis karena pemerintah tidak bisa menyiapkan tenaga kerja secara keseluruhan tapi dicarikan solusi menyiapkan melalui program.

Ahyar menyampaikan diundurnya deklarasi di lapangan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, bukan karena tendensi atau ditentang lawan politiknya. Semata – mata tim sukses mengharapkan tokoh dari pimpinan partai di pusat menghadiri acara tersebut.

Ia memastikan bahwa deklarasi akan dilaksanakan tanggal 1 Oktober. “Jadi kita sesuaikan jadwal dengan petinggi partai di pusat,” ujarnya. (cem)