Ahli Waris Korban Kapal Tenggelam Dapat Santunan

Selong (Suara NTB) – Meninggalnya tujuh warga Lombok Timur (Lotim) dalam insiden kapal pengangkut TKI yang tenggelam di perairan Batam Kepulauan Riau (Kepri), Rabu, 2 November 2016 lalu mendapat perhatian serius dari pemda setempat. Kamis, 8 Desember 2016 hari ini, Pemda Lotim dijadwalkan menyerahkan santunan pada ahli waris keluarga TKI yang jadi korban kapal tenggelam di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Lotim.

Sekretaris Disosnakertrans Lotim, H. Ridatul Yasa, menjelaskan, pemberian santunan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Iklan

“Besok, (hari ini,red) kita serahkan santunan itu ke ahli waris TKI yang menjadi korban,” katanya, Rabu, 7 Desember 2016.

Dalam pemberian santunan itu terhadap ahli waris tujuh TKI Lotim yang meninggal itu, katanya, masing-masing satu ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp 2 juta yang dengan harapan dapat meringankan beban pihak keluarga yang ditinggalkan. Dari bantuan yang diberikan itu, Pemda Lotim juga berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh ahli waris seperti modal usaha dan lainnya.

“Masing-masing mendapatkan Rp 2 juta, bantuan yang diberikan berupa uang tunai itu semoga dapat bermanfaat bagi pihak keluarga yang ditinggalkan, seperti digunakan untuk modal usaha,” harapnya.

Menurutnya, alasan santunan itu tidak diberikan oleh Pemda dengan tidak langsung ke rumah masing-masing korban. yakni untuk menghindari kesan negatif di mata masyarakat setempat. Apabila bantuan diberikan di tengah-tengah masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan masyarakat akan berpikiran TKI yang berangkat secara ilegal mendapatkan santunan, sehingga dikhawatirkan dapat memicu masyarakat berangkat menjadi TKI melalui jalur nonprosedural.

”Jadi ahli waris yang kita panggil langsung supaya tidak memicu persoalan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here